Nusa dua |Nusantara Jaya News – In Journey Tourism Development Corporation (ITDC) Nusa Dua, dalam menyambut Ramadan 1447 Hijriyah menyelenggarakan beberapa kegiatan diantaranya pembagian Tali Kasih, Solidaritas Doa dan Buka Puasa (iftar) bersama yang digelar didua lokasi yaitu kantor ITDC dan Masjid Agung Ibnu Batutah Kawasan Puja Mandala, Nusa Dua Badung Bali, pada Jumat (13/3/2026).
Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun di kawasan ITDC guna mempererat kebersamaan serta berbagi keberkahan di bulan suci Ramadan dan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya ITDC untuk memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan di sekitar kawasan ITDC.
General Manager ITDC Nusa Dua Bali, I Made Agus Dwiatmika, yang hadir langsung dan menyerahkan bingkisan Tali Kasih di Masjid Agung Ibnu Batutah menyampaikan, bahwa kegiatan berbagi ini rutin dilaksanakan setiap bulan Ramadan untuk anak yatim.
“Kita berbagi kepada anak yatim, karena pada bulan Ramadan, dari sisi muslim anak yatim memang perlu kita support. dan ini salah satu bentuk bagaimana ITDC Nusa Dua berbagi kepada masyarakat sekitar khususnya pada anak yatim, “ujarnya.
Kegiatan ini memang sengaja diadakan di area Puja Mandala, karena kawasan ini merupakan kawasan yang melambangkan kebhinekaan, karena area Puja Mandala ini terdapat lima keyakinan yang saling berdampingan yaitu, Hindu, Budha, Kristen Protestan, Katolik, dan Islam.
” Masih banyak masyarakat yang perlu kita bantu, Kebhinekaan itu harus dijaga. Kenapa dilakukan di Puja Mandala karena disini ada lima tempat suci yang ada di Indonesia. Yang utama kita tetap kedepankan Kebhinekaan, “imbuhnya.
Disinggung okupansi libur lebaran, Ia mengaku menargetkan sekitar 75 persen kunjungan di kawasan ITDC. Ia optimis target tersebut akan tercapai mengingat pada minggu pertama libur lebaran telah tercapai 67 persen okupansi kunjungan. Dan kunjungan tahun ini lebih di dominasi wisatawan dari Australia, China, serta wisatawan domestik.
“Untuk libur lebaran sebenarnya kita mentargetkan okupansi sekitar 75 persen, minggu pertama cukup stabil diangka 67 persen jadi kita harapkan di libur lebaran dan nyepi bisa menambah okupansi kunjungan meski situasi dunia tidak terlalu ideal. Kunjungan tahun ini di dominasi wisatawan dari Australia dan China, begitupun hunian tetap stabil tahun ini , “tutupnya. (tik)
















