banner 1000x130
Polri  

Latpraops Ketupat Semeru 2026 Digelar, Polda Jatim Siapkan Personel Amankan Arus Mudik dan Balik Lebaran

banner 2500x130 banner 1000x130

Surabaya |Nusantara Jaya News – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Ketupat Semeru 2026 sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan personel dalam memberikan pelayanan serta pengamanan maksimal kepada masyarakat selama momentum Hari Raya Idul Fitri. (13/3)

Latpraops tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang setiap tahun dilaksanakan untuk memastikan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama masa mudik dan balik Lebaran di wilayah Jawa Timur.

banner 1000x130

Direktur Lalu Lintas Polda Jatim, Kombes Pol Iwan Saktiadi, menegaskan bahwa latihan ini sangat penting agar seluruh personel memahami secara menyeluruh tugas, tanggung jawab, serta cara bertindak di lapangan ketika operasi berlangsung.

“Kita perlu memahami beberapa aspek utama tujuan dilaksanakannya operasi ini. Yang pertama adalah terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama perayaan Lebaran,” ujar Kombes Pol Iwan Saktiadi dalam arahannya kepada peserta latihan.

Ia menjelaskan bahwa tujuan kedua dari Operasi Ketupat Semeru adalah memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas atau yang dikenal dengan istilah Kamseltibcarlantas di jalur-jalur mudik maupun jalur arus balik.

Selain itu, pengamanan juga difokuskan pada berbagai pusat keramaian yang diprediksi akan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat menjelang dan selama Lebaran. Beberapa lokasi yang menjadi perhatian di antaranya pusat perbelanjaan, terminal, stasiun kereta api, bandara, pelabuhan, hingga kawasan wisata yang kerap dipadati pengunjung pada masa libur panjang.

“Tujuan berikutnya adalah menjamin keamanan masyarakat di pusat-pusat keramaian seperti pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, bandara, pelabuhan, serta kawasan wisata yang biasanya mengalami lonjakan pengunjung saat libur Lebaran,” jelasnya.

Tak hanya itu, pengamanan tempat ibadah juga menjadi salah satu prioritas dalam operasi ini. Aparat kepolisian akan memastikan kegiatan ibadah selama bulan suci Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri, termasuk sholat Idul Fitri dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya, dapat berjalan dengan aman dan khidmat.

Polda Jatim juga menargetkan penurunan angka kecelakaan lalu lintas serta meminimalkan fatalitas korban selama periode operasi berlangsung. Melalui pengaturan lalu lintas, patroli intensif, serta pengawasan di titik-titik rawan kecelakaan, diharapkan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman.

Selain pengamanan lalu lintas, kepolisian juga mewaspadai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang sering terjadi saat musim mudik. Beberapa di antaranya seperti pencurian rumah kosong yang ditinggal mudik oleh pemiliknya, tindak kriminalitas seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), penipuan, hingga peredaran minuman keras ilegal.

“Operasi ini juga bertujuan untuk mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas seperti pencurian rumah kosong, curat, curas, curanmor, penipuan, hingga peredaran miras ilegal yang kerap meningkat saat masyarakat meninggalkan rumah untuk mudik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Polda Jatim juga berkomitmen untuk menjaga kelancaran distribusi logistik serta kebutuhan pokok masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri. Hal ini penting agar pasokan barang tetap tersedia dan harga kebutuhan pokok dapat terjaga stabil di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.

Melalui Latpraops Ketupat Semeru 2026 ini, diharapkan seluruh personel yang terlibat dalam operasi dapat memiliki pemahaman yang sama mengenai pola pengamanan, strategi pengaturan lalu lintas, serta langkah-langkah penanganan situasi darurat di lapangan.

Dengan kesiapan yang matang dan sinergi antara kepolisian, instansi terkait, serta dukungan masyarakat, perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Jawa Timur diharapkan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.(Red)

banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130