banner 1000x130
Polri  

Polresta Banyuwangi Gelar Apel Operasi Ketupat Semeru 2026, Siap Amankan Arus Mudik di Gerbang Timur Jawa

banner 2500x130 banner 1000x130

Banyuwangi |Nusantara Jaya News – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Ketupat Semeru 2026. Kegiatan yang berlangsung di lapangan apel Mapolresta Banyuwangi pada Kamis sore (12/03/2026) ini menjadi simbol kesiapan penuh aparat keamanan dalam mengawal arus mudik dan arus balik Lebaran di wilayah Banyuwangi yang dikenal sebagai gerbang timur Jawa.

Apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., serta dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan ini juga melibatkan berbagai unsur lintas sektor yang menunjukkan sinergi kuat antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta relawan dalam menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik Lebaran.

banner 1000x130

Peserta apel terdiri dari jajaran Pejabat Utama (PJU) Polresta Banyuwangi, para Kapolsek di wilayah hukum Polresta Banyuwangi, serta personel gabungan dari berbagai instansi. Unsur TNI yang turut ambil bagian antara lain dari Kogartap 0825, Denpom, TNI Angkatan Darat, dan TNI Angkatan Laut. Selain itu, hadir pula personel dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, Basarnas, BPBD, serta relawan dari Senkom dan Pramuka.

Dalam amanat Kapolri yang dibacakannya, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan menegaskan bahwa Operasi Ketupat Semeru 2026 bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan wujud komitmen Polri bersama seluruh pemangku kepentingan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama momen mudik dan perayaan Idulfitri.

Ia menyampaikan bahwa operasi tersebut akan dilaksanakan selama 13 hari, terhitung mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Selama periode tersebut, aparat gabungan akan fokus pada pengamanan arus mudik dan balik, pengaturan lalu lintas, serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Banyuwangi.

“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel maupun sarana prasarana. Kita ingin memastikan sinergisitas lintas sektor tetap terjaga demi mewujudkan perayaan Idulfitri yang aman, nyaman, dan lancar. Fokus kita adalah stabilitas keamanan dan kamseltibcarlantas yang terkendali,” tegas Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan.

Kapolresta Banyuwangi juga menyoroti sejumlah strategi penting yang akan diterapkan selama operasi berlangsung, terutama dalam mengelola arus kendaraan di jalur penyeberangan Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk di Bali. Mengingat Banyuwangi merupakan titik krusial yang menjadi jalur utama penghubung antara Pulau Jawa dan Bali, kepolisian akan menerapkan beberapa skema pengaturan lalu lintas guna mengantisipasi terjadinya kepadatan kendaraan.

Beberapa langkah yang akan diterapkan antara lain sistem delaying system untuk menahan laju kendaraan sebelum mencapai titik penyeberangan, penyediaan buffer zone atau kantong parkir penyangga, serta penerapan sistem first come first in bagi kendaraan yang akan menyeberang. Skema ini diharapkan dapat mencegah terjadinya penumpukan kendaraan yang berpotensi menimbulkan kemacetan panjang.

Selain pengaturan lalu lintas, Polresta Banyuwangi juga memberikan perhatian khusus terhadap ketersediaan bahan pokok penting (Bapokting) serta bahan bakar minyak (BBM). Hal ini dilakukan untuk memastikan distribusi logistik tetap lancar dan harga kebutuhan pokok tetap stabil selama periode mudik Lebaran.

Di bidang keamanan lingkungan, Kapolresta Banyuwangi menginstruksikan seluruh jajaran Bhabinkamtibmas untuk melakukan pendataan rumah-rumah warga yang ditinggalkan mudik oleh pemiliknya. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi tindak kriminalitas seperti pencurian rumah kosong.

Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Polresta Banyuwangi juga menyediakan fasilitas penitipan kendaraan bermotor secara gratis di kantor-kantor kepolisian bagi warga yang akan melakukan perjalanan mudik. Layanan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang meninggalkan rumah dalam waktu cukup lama.

“Saya tekankan bahwa keberhasilan operasi ini adalah tanggung jawab bersama. Tingkatkan soliditas di lapangan, optimalkan layanan Call Center 110, dan jadikan tugas ini sebagai ladang ibadah. Mari kita wujudkan ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’ di wilayah hukum Banyuwangi,” pungkas Kapolresta Banyuwangi.

Melalui sinergi lintas instansi serta kesiapan personel yang matang, Operasi Ketupat Semeru 2026 diharapkan mampu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, sekaligus memberikan rasa aman bagi para pemudik yang melintasi wilayah Banyuwangi. (Red)

banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130