Gianyar |Nusantara Jaya News – Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) I Gusti Ngurah Rai Bali, Kolonel Pnb Frando L.H. Marpaung, M.P.M.D.S, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makanan Bergizi Gratis (MBG) kedua yang berlokasi di desa Melinggih Kecamatan Payangan Kabupaten Gianyar, pada senin ( 13/4/2026).
Peresmian SPPG kedua ini menjadi wujud dukungan Lanud Ngurah Rai terhadap program MBG pemerintah sekaligus memperluas jangkauan distribusi MBG bagi siswa sekolah di Bali. Sebanyak 1.131 penerima manfaat dilayani di SPPG Melinggih, Jumlah ini bagian dari target 3000 penerima manfaat yang ditetapkan Lanud Ngurah Rai.
Dalam sambutannya, Kolonel Pnb Frando, menekankan kepada seluruh relawan maupun personel SPPG agar keberlangsungan SPPG ini tidak hanya bagus di awal namun selanjutnya tidak menjaga kwalitas.
“Harus konsisten dalam pemberian manfaat, jangan sampai pemberian tersebut hanya bagus diawal saja, kwalitas gizi, rasa, kebersihan dapur dan ketepatan waktu distribusi harus dijaga terus menerus,”ujarnya.
SPPG Melinggih binaan Lanud I Gusti Ngurah Rai menggandeng petani lokal dan UMKM desa Melinggih dalam pemenuhan bahan baku dengan menyerap hasil panen mereka seperti beras, sayur, telor, buah dan hasil. panen lainnya.
“Tujuan dari pemerintah membentuk SPPG ini guna berkolaborasi dan mamajukan para petani lokal dimana SPPG ini berada, apalagi di daerah Melinggih sebagian besar penghasil buah dan sayur dan semua kita ambil dari situ,” ujarnya lagi.
Kolonel PnB Frando berharap, siswa penerima manfaat menjadi lebih teredukasi bahwa makanan itu adalah produk utama, pemenuhan Gizi tercukupi dan tidak ada lagi anak-anak kekurangan gizi sehingga program pemerintah untuk Indonesia emas 2045 bisa terwujud.
Sementara itu, Pengawas Gizi, Ida Ayu Cahaya Arista Dewi, A.Md.Gz menyampaikan bahwa pemenuhan gizi di SPPG Melinggih telah sesuai dengan yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).
“Untuk gizi sudah terpenuhi, seperti nasi sebagai karbohidratnya, protein hewaninya ada ayam, untuk protein nabatinya ada tahu kemudian buah dan sayur. Untuk penjadwalan menu berbeda setiap minggu sebelum kami rekap, kami akan info ke SPPG untuk menu setiap hari untuk persetujuan,”ujarnya.
Hal senada juga dikatakan Kepala SPPG Melinggih, Ni Kadek Windy Asri, S.Tr. Gz. Ia mengaku sebelum bahan dieksekusi akan ada pendataan bahan baku terlebih dahulu untuk menghindari terjadinya kebocoran anggaran.
“Bahan yang sudah dirilis oleh ahli gizi untuk dipesan kami rekap dan data, jangan sampai ada kelebihan anggaran, dan itu di audit setiap hari, ” jelasnya.
SPPG Melinggih mempekerjakan 30 relawan yang direkrut dari masyarakat lokal desa tersebut. Jumlah ini menyesuaikan dengan jumlah penerima manfaat di daerah tersebut.
Usai meresmikan SPPG Melinggih, Danlanud bersama Ketua PIA Ardhya Garini Cab. 5/D.II Lanud I Gusti Ngurah Rai meninjau langsung fasilitas dapur, area penyimpanan bahan baku hingga proses plating makanan di SPPG tersebut.(tik)

















