banner 1000x130

Geger Warga Bragang Klampis Temukan Bayi Terbungkus Kain di Bawah Pohon Mangga, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan

banner 2500x130 banner 1000x130

BANGKALAN |Nusantara Jaya News – Warga Dusun Tanggungan, Desa Bragang, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga baru saja dilahirkan dan sengaja dibuang oleh orang yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Peristiwa yang kini menjadi perhatian masyarakat tersebut terjadi saat warga mendengar suara tangisan bayi dari sekitar bawah pohon mangga yang berada tidak jauh dari permukiman warga. Karena merasa curiga, beberapa warga kemudian berusaha mencari sumber suara tersebut.

banner 1000x130 banner 1000x130

Betapa terkejutnya warga ketika menemukan seorang bayi laki-laki terbungkus kain berwarna kuning dalam kondisi masih berlumuran darah. Bahkan, plasenta dan tali pusar bayi itu masih menempel, menandakan bayi tersebut baru saja dilahirkan beberapa saat sebelum ditemukan.

Tanpa menunggu lama, warga segera mengevakuasi bayi tersebut dan membawanya ke bidan desa agar mendapatkan pertolongan medis. Tindakan cepat warga berhasil menyelamatkan nyawa bayi yang sempat terlantar di bawah pohon mangga tersebut.

Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, membenarkan adanya penemuan bayi tersebut. Ia menjelaskan, informasi pertama diterima setelah warga melaporkan adanya tangisan bayi yang berasal dari lokasi penemuan.

“Awalnya warga mendengar suara tangisan bayi. Setelah dicari, bayi ditemukan berada di bawah pohon mangga dekat rumah warga. Selanjutnya bayi langsung dibawa ke bidan desa untuk mendapatkan penanganan,” ujar Ipda Agung Intama, Kamis (2/7/2026).

Setelah mendapatkan pemeriksaan dan perawatan awal, kondisi bayi dinyatakan sehat. Bayi berjenis kelamin laki-laki itu memiliki berat badan sekitar 3,6 kilogram dan kini terus mendapatkan pengawasan dari tenaga kesehatan.

Meski kondisi bayi stabil, pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan guna mengungkap siapa orang tua maupun pelaku yang tega meninggalkan bayi tersebut.

Polisi menduga bayi itu sengaja dibuang sesaat setelah dilahirkan. Dugaan sementara, tindakan tersebut dilakukan untuk menghilangkan jejak atas kelahiran bayi yang diduga berasal dari hubungan di luar pernikahan. Namun demikian, penyidik masih mengumpulkan berbagai alat bukti dan keterangan saksi untuk memastikan motif sebenarnya.

Selain melakukan penyelidikan, Polres Bangkalan juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial setempat guna memastikan penanganan serta perlindungan terhadap bayi tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami masih mendalami kasus ini untuk mengungkap pelaku pembuangan bayi. Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial terkait penanganan selanjutnya terhadap bayi yang ditemukan,” kata Agung.

Kasus pembuangan bayi kembali menjadi pengingat pentingnya kepedulian masyarakat terhadap persoalan sosial, pendidikan, dan kesehatan reproduksi. Aparat mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melapor kepada pihak kepolisian guna membantu proses penyelidikan.

Sementara itu, bayi laki-laki tersebut untuk sementara berada dalam pengawasan tenaga medis dan instansi terkait sambil menunggu hasil penyelidikan serta keputusan mengenai pengasuhan selanjutnya. (Red)

banner 1000x130
banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130