banner 1000x130
Sport  

Persebaya Tembus Final Piala Presiden 2026! Taklukkan Arema FC 1-0 dalam Derbi Jatim Sarat Drama

banner 2500x130 banner 1000x130

GIANYAR |Nusantara Jaya News – Persebaya Surabaya memastikan satu tempat di partai puncak Piala Presiden 2026 usai menundukkan rival abadinya, Arema FC, dengan skor tipis 1-0 pada laga semifinal yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026) malam.

Kemenangan dramatis Bajul Ijo ditentukan melalui gol tunggal kapten tim, Yuran Fernandes, yang tercipta pada penghujung babak pertama. Hasil tersebut sekaligus memastikan Persebaya Surabaya melaju ke partai final untuk menghadapi Persib Bandung, sementara Arema FC harus puas tampil di laga perebutan peringkat ketiga menghadapi Persija Jakarta.

banner 1000x130

Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berjalan dengan tempo tinggi namun tetap penuh kehati-hatian. Kedua tim sama-sama mengedepankan disiplin organisasi permainan demi menghindari kesalahan fatal yang dapat dimanfaatkan lawan.

Arema FC sebenarnya sempat membuat pendukungnya bersorak ketika Alfarizi berhasil membobol gawang Persebaya. Namun, kegembiraan itu tak berlangsung lama setelah wasit menganulir gol tersebut karena pemain lebih dahulu berada dalam posisi offside.
Singo Edan kembali memperoleh peluang emas pada menit ke-30 melalui Joel Vinicius.

Sayangnya, penyelesaian akhir sang penyerang masih melebar dari sasaran sehingga peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol pembuka.
Laga kemudian diwarnai insiden kontroversial menjelang berakhirnya babak pertama.

Matheus Blade sempat diganjar kartu merah oleh wasit karena dianggap mengangkat kaki terlalu tinggi saat berebut bola dengan Miguel Pereira. Namun setelah melakukan pemeriksaan melalui teknologi Video Assistant Referee (VAR), wasit merevisi keputusannya dan mengubah hukuman menjadi kartu kuning.

Momentum itu menjadi titik balik bagi Persebaya. Pada masa tambahan waktu babak pertama, tepatnya menit ke-45+7, Francisco Rivera mengirimkan sepak pojok akurat yang disambut sundulan keras Yuran Fernandes. Bola gagal diantisipasi penjaga gawang Adi Satryo dan bersarang di dalam gawang Arema FC.

Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta pada babak pertama sekaligus membawa Bajul Ijo unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Arema FC tampil lebih menekan demi mengejar ketertinggalan.

Serangan demi serangan dibangun melalui kedua sisi lapangan untuk membongkar pertahanan Persebaya yang tampil disiplin.
Di sisi lain, Persebaya hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-60 melalui tendangan bebas Jefferson Silva. Bola meluncur deras ke arah pojok kanan atas gawang, namun Adi Satryo melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis bola keluar lapangan.

Petaka kemudian menghampiri Arema FC pada menit ke-66. Diego Landis menerima kartu merah langsung setelah melakukan pelanggaran terhadap Miguel Pereira di depan kotak penalti sebagai pemain terakhir yang mengawal lini pertahanan. Keputusan tersebut membuat Singo Edan harus melanjutkan pertandingan hanya dengan sepuluh pemain.

Meski kalah jumlah pemain, Arema FC tidak menyerah. Mereka tetap memberikan tekanan hingga menit-menit akhir pertandingan melalui sejumlah serangan cepat. Namun solidnya pertahanan Persebaya mampu mematahkan seluruh upaya lawan.

Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Persebaya Surabaya.

Derbi Jawa Timur kali ini berlangsung dengan tensi tinggi dan diwarnai duel-duel keras di berbagai sektor lapangan. Sepanjang pertandingan, wasit mengeluarkan total sembilan kartu kuning serta satu kartu merah langsung, mencerminkan sengitnya rivalitas kedua tim.

Hasil ini menjadi modal berharga bagi Persebaya untuk menatap laga final menghadapi Persib Bandung dalam perebutan gelar juara Piala Presiden 2026. Sementara itu, Arema FC akan berusaha menutup turnamen dengan hasil positif saat menghadapi Persija Jakarta dalam pertandingan perebutan tempat ketiga.(Red)

banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130