banner 1000x130

SMAN 8 Surabaya Sosialisasikan Program Tahun Ajaran 2026/2027, Ratusan Wali Murid Diajak Perkuat Sinergi Sekolah dan Orang Tua

banner 2500x130 banner 1000x130

SURABAYA | NUSANTARA JAYA NEWS — SMA Negeri 8 Surabaya menggelar kegiatan sosialisasi program sekolah Tahun Ajaran 2026/2027, Kamis sore (27/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri ratusan orang tua atau wali murid sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi dan sinergi antara pihak sekolah dengan keluarga siswa.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Para wali murid mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat jajaran pimpinan sekolah, wali kelas, serta berbagai program yang akan dijalankan selama tahun ajaran 2026/2027.

banner 1000x130

Acara diawali dengan pembukaan dan doa bersama. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Kepala SMAN 8 Surabaya, Asmali, S.Kom., M.Pd.

Dalam sambutannya, Asmali menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh orang tua dan wali murid yang telah bergabung menjadi bagian dari keluarga besar SMAN 8 Surabaya.

Ia juga memperkenalkan jajaran pimpinan sekolah, wakil kepala sekolah, serta wali kelas kepada para orang tua siswa. Menurutnya, pengenalan tersebut penting agar komunikasi antara sekolah dan orang tua dapat terjalin dengan baik selama proses pendidikan anak berlangsung.

Asmali mengatakan bahwa dirinya belum lama bertugas di SMAN 8 Surabaya. Ia mulai mendapatkan tugas di sekolah tersebut sejak 1 Desember 2025.

Menurutnya, menjadi bagian dari SMAN 8 Surabaya merupakan sebuah amanah sekaligus tanggung jawab besar. Terlebih, sekolah tersebut memiliki tenaga pendidik dan siswa yang dinilainya memiliki potensi luar biasa.

“Selamat bergabung dengan keluarga besar SMA Negeri 8 Surabaya. Terima kasih atas kepercayaan Bapak dan Ibu kepada kami,” ujar Asmali dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak dapat hanya dibebankan kepada sekolah. Dibutuhkan kerja sama antara sekolah, guru, siswa dan orang tua untuk mengantarkan peserta didik mencapai prestasi terbaik.

“Ini adalah sebuah amanah yang luar biasa, amanah yang berat. Tetapi saya yakin dengan kerja sama kita, sekolah, jajaran pendidik serta orang tua wali murid, insyaallah kita bisa mengantarkan anak-anak kita untuk meraih prestasi yang terbaik,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Asmali juga mengajak para orang tua untuk tidak ragu berkomunikasi dengan pihak sekolah apabila terdapat persoalan yang berkaitan dengan pendidikan maupun perkembangan anak.

Ia memperkenalkan jajaran wakil kepala sekolah yang akan membantu menjalankan berbagai bidang dan program pendidikan di SMAN 8 Surabaya.

Menurut Asmali, keterbukaan komunikasi menjadi salah satu kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang mungkin muncul selama proses pendidikan.

Ia berharap setiap permasalahan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi bersama, sehingga tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

“Kalau ada peluang ataupun persoalan, mohon disampaikan kepada kami. Insyaallah pintu kami terbuka,” tuturnya.

Asmali juga menyampaikan harapan agar para orang tua memberikan dukungan terhadap berbagai program sekolah yang akan dilaksanakan sepanjang tahun ajaran 2026/2027.

Menurutnya, program sekolah tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan orang tua. Sebaliknya, sekolah juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan pendidikan dan pembinaan yang terbaik bagi siswa.

Selain jajaran sekolah, kegiatan sosialisasi tersebut juga menghadirkan Prof. Dr. Umi Dayati sebagai narasumber.
Dalam penyampaiannya, Umi Dayati memberikan pembekalan kepada para orang tua mengenai pentingnya peran keluarga dalam mendidik anak dan mempersiapkan masa depan mereka.

Ia mengingatkan bahwa pendidikan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab guru di sekolah. Orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter, sikap, mental, serta masa depan anak.

Menurut Umi Dayati, orang tua perlu membangun hubungan yang positif dengan guru. Guru juga merupakan manusia yang memiliki keterbatasan, kelelahan dan emosi. Karena itu, apabila terjadi persoalan antara anak, orang tua dan sekolah, penyelesaiannya sebaiknya dilakukan melalui komunikasi serta musyawarah.

Ia mengajak para orang tua untuk menumbuhkan rasa hormat dan cinta kepada guru, sekaligus memberikan kepercayaan kepada tenaga pendidik untuk membimbing anak-anak selama berada di sekolah.

“Titip anak kami, mohon bimbingan, mohon arahan, dan kami akan mendukung program sekolah,” menjadi semangat yang ditekankan dalam hubungan antara orang tua dan guru.

Umi Dayati juga mengingatkan pentingnya kepedulian sosial di lingkungan sekolah. Ia mengimbau kepada para orang tua yang memiliki kemampuan lebih untuk ikut berbagi rezeki dan membantu siswa yang membutuhkan.

Menurutnya, kepedulian tersebut dapat menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi seluruh warga sekolah. Semangat berbagi bukan hanya membantu siswa yang kurang mampu, tetapi juga mengajarkan nilai empati, kepedulian dan solidaritas kepada anak-anak.

Penyampaian materi oleh Umi Dayati berlangsung dalam suasana santai. Ceramah dikemas dengan berbagai candaan sehingga membuat para wali murid dan guru mengikuti kegiatan dengan antusias.

Suasana yang cair membuat pesan-pesan mengenai pendidikan anak lebih mudah diterima. Sejumlah wali kelas maupun orang tua tampak menikmati penyampaian materi yang menggabungkan unsur pendidikan, motivasi dan humor tersebut.

Umi Dayati dikenal aktif dalam dunia pendidikan dan motivasi. Ia juga berperan sebagai dosen di berbagai institusi serta aktif memberikan motivasi kepada individu maupun kelompok untuk membantu mereka mengembangkan potensi terbaik.

Dengan pendekatan yang ramah dan penuh empati, Umi Dayati berupaya memberikan pemahaman kepada orang tua mengenai pentingnya kolaborasi dalam mendidik generasi muda.

Keterlibatannya dalam berbagai kegiatan sosial dan akademis juga menjadi bagian dari kepeduliannya terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan sosialisasi program sekolah SMAN 8 Surabaya tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat hubungan antara sekolah dan orang tua sepanjang Tahun Ajaran 2026/2027.

Dengan komunikasi yang terbuka, pihak sekolah berharap setiap program dapat dilaksanakan secara optimal dan memberikan manfaat bagi siswa.

Para orang tua juga diharapkan tidak hanya berperan sebagai penerima informasi, tetapi ikut menjadi mitra sekolah dalam mengawasi, mendampingi dan memberikan motivasi kepada anak-anak.

Pendidikan, kata Asmali, merupakan proses bersama yang membutuhkan dukungan banyak pihak. Sekolah bertugas memberikan pendidikan dan pembinaan, sementara keluarga menjadi lingkungan utama dalam pembentukan karakter anak.

Karena itu, sinergi antara kepala sekolah, guru, wali kelas, komite, orang tua dan siswa menjadi bagian penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, nyaman dan berorientasi pada prestasi.

Acara kemudian ditutup dengan pemberian kenang-kenangan kepada para guru. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Melalui sosialisasi tersebut, SMAN 8 Surabaya menunjukkan komitmennya untuk membuka ruang komunikasi dengan orang tua sekaligus membangun fondasi kerja sama yang kuat dalam menghadapi Tahun Ajaran 2026/2027.

Harapannya, seluruh program yang telah disiapkan sekolah dapat berjalan dengan baik dan mampu mendukung siswa untuk berkembang, berprestasi, memiliki karakter yang kuat, serta siap menghadapi tantangan pendidikan dan kehidupan di masa depan.(Red)

banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130