BANGLI, BALI – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1626/Bangli resmi ditutup pada Kamis (13/8/2026). Upacara penutupan berlangsung di Lapangan Pura Bale Agung, Desa Sekardadi, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, mulai pukul 07.00 hingga 09.27 WITA.
Upacara penutupan tersebut mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadi Saputra, S.H., sementara Komandan Upacara adalah Kasdim 1626/Bangli Mayor Inf I Dewa Gede Yudawan.
Kegiatan penutupan menjadi momentum berakhirnya seluruh rangkaian program TMMD ke-129 yang telah dilaksanakan selama 30 hari, sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026, dengan melibatkan personel TNI, pemerintah daerah, instansi terkait dan masyarakat.
Dihadiri Forkopimda dan Ratusan Peserta
Upacara penutupan dihadiri sejumlah pejabat dan unsur Forkopimda Kabupaten Bangli, jajaran Korem 163/Wira Satya serta Kodim 1626/Bangli.
Di antaranya Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, SST, Par, Sekda Bangli Drs. I Dewa Bagus Riana Putra, M.Si, Dandim 1626/Bangli Letkol Inf Yugi Prastawa, S.I.P., M.I.P., Wakapolres Bangli Kompol I Gede Sudyatmaja, S.H., M.H., Wakil Ketua DPRD Bangli I Komang Carles, SE, Kasi Intel Kejari Bangli I Dewa Awatara, S.H., M.H., serta jajaran pejabat Korem 163/Wira Satya dan Kodim 1626/Bangli.
Turut hadir para kepala OPD Pemkab Bangli, Kepala Rutan Bangli, para perwira Kodim 1626/Bangli, para Danramil jajaran Kodim 1626/Bangli, anggota Satgas TMMD, peserta upacara, tamu undangan dan masyarakat.
Secara keseluruhan, kegiatan tersebut diikuti sekitar 300 orang.
Sebelum upacara dimulai, Danrem 163/Wira Satya beserta rombongan tiba di Pos Kotis TMMD ke-129 Kodim 1626/Bangli dan disambut Dandim 1626/Bangli, Wakil Bupati Bangli serta unsur Forkopimda.
Rombongan kemudian menuju lokasi upacara penutupan yang diawali dengan tari penyambutan.
Setelah laporan Perwira Upacara, Inspektur Upacara memasuki mimbar dan menerima laporan Komandan Upacara. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan pasukan sebagai bagian dari rangkaian upacara penutupan TMMD.
Salah satu agenda penting dalam upacara tersebut adalah pembacaan laporan hasil pelaksanaan TMMD sekaligus penandatanganan berita acara.
Dandim 1626/Bangli selaku Dansatgas TMMD menyerahkan hasil pelaksanaan TMMD ke-129 TA 2026 kepada Wakil Bupati Bangli dengan disaksikan langsung oleh Inspektur Upacara.
Selanjutnya dilakukan pelepasan pita tanda peserta oleh Inspektur Upacara sebagai simbol berakhirnya pelaksanaan program TMMD ke-129 di wilayah Kodim 1626/Bangli.
Dalam amanatnya, Danrem 163/Wira Satya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pemerintah daerah, seluruh instansi terkait serta berbagai pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan TMMD.
Ia juga memberikan penghargaan kepada masyarakat yang selama 30 hari bergotong royong dan bahu-membahu bersama personel Satgas TMMD.
Menurutnya, sambutan dan penerimaan masyarakat terhadap anggota Satgas TMMD yang tinggal serta berbaur bersama warga menjadi bukti nyata kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat.
30 Hari, Sasaran Fisik dan Nonfisik Dituntaskan
Dalam amanatnya disebutkan, pelaksanaan TMMD ke-129 secara serentak di tiga wilayah Kodam IX/Udayana, yakni Kodim 1605/Belu, Kodim 1614/Dompu dan Kodim 1626/Bangli, telah berhasil dituntaskan.
Dengan kerja keras, semangat pengabdian dan gotong royong, seluruh sasaran fisik maupun nonfisik dapat diselesaikan sesuai rencana, alokasi waktu dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Khusus di wilayah Kodim 1626/Bangli, pelaksanaan TMMD menghasilkan sejumlah pembangunan yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Salah satu sasaran utama adalah pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.766 meter, lebar 3 meter dan ketebalan 12 sentimeter.
Selain pembangunan jalan, Satgas TMMD juga menyelesaikan pembangunan empat titik Drainase Penahan Tanah (DPT).
Program tersebut diharapkan mampu mendukung mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah dan memperlancar aktivitas warga di kawasan pedesaan.
Selain sasaran utama, pelaksanaan TMMD ke-129 Kodim 1626/Bangli juga mencakup sejumlah sasaran tambahan.
Di antaranya rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak lima titik, rehabilitasi MCK sebanyak lima titik, serta program TNI-AD Manunggal Air Bersih (TMAB) di lima titik.
Satgas juga melaksanakan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan percepatan penurunan angka stunting, pembersihan lingkungan fasilitas umum dan fasilitas sosial, ketahanan pangan serta penanaman pohon melalui program TNI-AD Bersatu dengan Alam.
Sementara pada bidang nonfisik, tercatat terdapat 12 kegiatan yang dilaksanakan selama program TMMD berlangsung.
Kegiatan tersebut mencakup penyuluhan dan sosialisasi mengenai wawasan kebangsaan, keamanan dan ketertiban masyarakat, bahaya narkoba, keluarga berencana, kesehatan, pencegahan radikalisme serta berbagai materi lain yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Danrem 163/Wira Satya menekankan bahwa TMMD tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan infrastruktur fisik.
Program tersebut diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan wilayah, meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan membuka peluang berkembangnya berbagai sektor pembangunan lainnya.
“TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” juga menjadi semangat untuk memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat.
Pembangunan yang dilakukan melalui TMMD diharapkan dapat memperkuat kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara berdasarkan Pancasila serta Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Danrem juga menekankan pentingnya keberlanjutan program tersebut, terutama dalam mendukung pembangunan di wilayah terpencil, tertinggal, terisolasi dan perbatasan.
Penutupan Ditandai Pemukulan Gong
Pernyataan resmi penutupan TMMD ke-129 TA 2026 kemudian ditandai dengan pemukulan gong oleh Inspektur Upacara, didampingi unsur Forkopimda Kabupaten Bangli.
Kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama dan pembacaan doa.
Setelah prosesi upacara, Danrem 163/Wira Satya bersama Dandim 1626/Bangli, Wakil Bupati Bangli dan tamu undangan menyerahkan bantuan kepada masyarakat berupa 100 paket sembako dan 65 paket nutrisi tambahan.
Selain itu, dilakukan pula penyerahan sarana olahraga serta sesi foto bersama dan door stop atau konferensi pers bersama awak media.
Tinjau Hasil Pembangunan TMMD
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan stan UMKM dan pemeriksaan kesehatan gratis.
Danrem 163/Wira Satya bersama rombongan juga meninjau langsung sejumlah hasil pelaksanaan TMMD ke-129 TA 2026.
Peninjauan antara lain dilakukan terhadap jalan rabat beton, peresmian dan penandatanganan Tugu Prasasti TMMD ke-129 TA 2026 serta peninjauan tiga unit RTLH hasil program TMMD.
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari evaluasi sekaligus bentuk komitmen untuk memastikan hasil pembangunan yang telah dikerjakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Danrem juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat seluruh hasil pembangunan agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
“Semangat kebersamaan, persatuan, toleransi dan gotong royong yang telah terbangun selama pelaksanaan TMMD senantiasa dipelihara,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanatnya.
Setelah seluruh rangkaian penutupan selesai, Danrem 163/Wira Satya beserta rombongan kembali menuju Pos Kotis TMMD ke-129 TA 2026 untuk mengikuti agenda selanjutnya.
Pada pukul 09.27 WITA, seluruh rangkaian Upacara Penutupan TMMD ke-129 TA 2026 Kodim 1626/Bangli dinyatakan selesai.
Selanjutnya, Danrem 163/Wira Satya beserta rombongan melanjutkan perjalanan menuju lokasi Peresmian Jembatan Garuda di Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli.
Seluruh rangkaian kegiatan Upacara Penutupan TMMD ke-129 TA 2026 Kodim 1626/Bangli berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar.
Dengan berakhirnya program tersebut, diharapkan berbagai hasil pembangunan fisik maupun program pemberdayaan masyarakat yang telah dilaksanakan selama 30 hari dapat terus dirawat dan dikembangkan oleh masyarakat bersama pemerintah daerah, sehingga manfaat TMMD benar-benar dapat dirasakan dalam jangka panjang.(Sukadana)














