banner 1000x130
Polri  

Bukan Sekadar Bisa Mengendarai, Ini Syarat dan Teknik Lulus Ujian SIM C di Satpas Colombo

banner 2500x130 banner 1000x130

Surabaya – Berdasarkan Peraturan Kepolisian Nomor 5 tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan SIM, setiap pengemudi kendaraan bermotor wajib memiliki SIM. SIM sebagai bukti legitimasi seseorang mampu berkendara dan memahami aturan lalu lintas.

Oleh karena itu, apabila sudah memenuhi persyaratan usia, kesehatan, administrasi, dan lulus ujian. Untuk hendak membuat SIM C, berikut syarat serta materi ujian praktik dan teori SIM C. Ada contoh soal juga loh!.

banner 1000x130

1. Pemohon SIM C berusia 17 tahun

2. KTP asli dan empat lembar fotocopy KTP

3. Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani dari dokter

4. Pas foto

Setelah melengkapi berkas tersebut pemohon harus di awali lolos ujian materi Teori. Setelah lolos ujian teori ada Syarat mutlak yang harus dipenuhi sim c yakni lulus ujian praktik sepeda motor. Dengan alur rentetan prosedur tersebut pemohon dipastiian berhak medapatkan kelayakan pemegang SIM C

Menurut keterangan Kepala Kelompok Kerja (pokja) Praktek, Aiptu Selamet bersama TIM dan rekan, Aipda Didik Rahman dan Aipda Wage Santoso yang mewakili sembari mengatakan, sesuai arahan pimpinan Kasat Lantas AKBP Galih Bayu Raditya, S.l.K., M.M., sebelum pemohon peserta uji praktek melakukan ujian, terlebih dahulu Kami berikan pengarahan dan tata cara saat melakukan mengedarai saat ujian praktek,” ucap melalui Aipda Wage, Rabu (9/9/2026).

Lanjut kata Wage, sesuai arahan pimpinan, petugas penguji praktek di Satpas SIM Colombo saat memberikan pengarahan kepada pemohon peserta ujian praktek, pelayanan prima wajib di tunjukkan Humanis, sabar dan loyalitas

“Itu tujuan tersebut agar para peserta uji praktek mudah dipahami saat petugas memberikan pengarahan,” ujarnya.

Sementara itu Aiptu Didik Rahman juga mengatakan, pemohon praktek saat di uji dinyatakan Gagal atau tidak lulus, disebakan karena kurangnya memperhatikan saat di beri pengarahan oleh petugas praktek.

“Terus juga kurang memperhatikan saat petugas memberikan cotoh tata cara saat melakukan praktek berkedara di area lapangan rute,”jelasnya.

Ditempat yang sama Aipda Wage Santoso menambakan, bagi peserta uji praktek yang tidak lulus diberi kesepatan tiga kali, yakni tiga kali pertemuan dengan aturan, atau seminggu sekali kesempatan. Perlu Kami sampaikan ke pemohon bagi yang gagal atau tidak lolos (tidak lulus) uji praktek, agar mau mengikuti program Kasatlantas Satlantas Polrestabes Surabaya yaitu AKBP. Galih Bayu Raditya, S.I.K., M.M..

“Dengan tema Program Coaching clinic SIM, “program tersebut merupakan program Pelatihan yang dibuat oleh Satpas (Satuan Penyelenggara Administrasi SIM) Colombo untuk membantu calon pemohon SIM agar lebih siap menghadapi ujian praktik dan teori pembuatan SIM,”kata Aipda Wage.

Sementara itu Aiptu Selamet, memberikan pengarahan terhadap pemohon SIM praktek roda dua dalam penyampaiannya, gunakan helm dengan benar hingga berbunyi ‘klik’. Posisikan kaki kiri di atas tanah saat berhenti, dan kaki kanan berada di atas rem belakang.Gagal jika. Kaki anda menyentuh tanah saat motor sedang berjalan, menjatuhkan patok/cone, atau keluar dari jalur yang ditentukan.

Pertama, anda akan maju di trek lurus. Di sini, silakan pacu kendaraan minimal 30 km/jam, lalu lakukan pengereman secara stabil di garis stop yang ditentukan. Ingat, saat berhenti, turunkan kaki kiri.

“Setelah itu, Anda akan masuk ke lintasan berbentuk huruf S. Jalur ini sekarang sudah dibuat lebih lebar (2,5 kali lebar kendaraan). Kuncinya adalah menjaga keseimbangan, atur gas dengan stabil, dan jangan sampai roda keluar dari garis putih,” tegasnya.

Terakhir, Anda akan melaju lurus lalu di depan ada percabangan (seperti huruf Y). Saya atau lampu instruksi akan mengarahkan Anda untuk belok ke kanan atau ke kiri secara mendadak. Gunakan lampu sein sesuai arah belok dan jangan sampai salah jalur.”ucapnya.

“Jangan melihat ke ban depan atau ke bawah. Lihatlah ke depan arah jalur yang akan Anda tuju. Motor akan otomatis mengikuti arah pandangan anda. Kontrol Gas dan Rem, gunakan rem belakang untuk menjaga keseimbangan di kecepatan rendah, jangan menghentak rem depan,”pungkasnya.

(DWI)

banner 2500x130
banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130