SURABAYA | Nusantara Jaya News — Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di kawasan permukiman Kota Surabaya. Kali ini, sebuah sepeda motor Honda Beat milik seorang kurir makanan berinisial TPA (30) raib digondol pelaku di depan rumah kos kawasan Jalan Kedung Tarukan, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Selasa (8/9/2026) dini hari.
Aksi pelaku bahkan terekam kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di sekitar lokasi. Dari rekaman tersebut, pelaku terlihat menjalankan aksinya dengan sangat cepat dan diduga telah mengetahui cara membobol sistem pengamanan kendaraan.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 03.17 WIB. Dalam rekaman CCTV, seorang pria yang mengenakan jaket, celana pendek, serta topi terlihat berada di sekitar sepeda motor korban.
Pelaku kemudian mendekati kendaraan dan diduga menggunakan kunci T untuk merusak atau membobol kunci kontak sepeda motor. Hanya dalam waktu kurang dari satu menit, pelaku berhasil membuat kendaraan tersebut dapat dikuasai.
Setelah berhasil membobol kunci setir, pelaku tidak langsung menyalakan kendaraan. Ia terlihat mendorong sepeda motor keluar dari lokasi, kemudian melarikan diri menyusuri gang.
Aksi yang berlangsung singkat tersebut membuat korban kehilangan kendaraan yang selama ini menjadi sarana utama untuk mencari nafkah.
Sepeda motor Honda Beat yang dicuri tersebut diketahui bukan sekadar kendaraan pribadi bagi TPA. Motor itu sehari-hari digunakan korban untuk menjalankan aktivitasnya sebagai kurir makanan.
Kondisi tersebut membuat kehilangan kendaraan menjadi persoalan serius bagi korban karena sepeda motor merupakan sarana penting untuk menunjang pekerjaannya. Terlebih, berdasarkan keterangan keluarga, TPA saat ini juga tengah berjuang menghadapi penyakit gagal ginjal.
Kakak korban, Dinda Putri Alistya, membenarkan bahwa kendaraan yang hilang tersebut merupakan milik adiknya.
“Sudah lapor Polsek Tambaksari. Punya adek saya motornya,” ujar Dinda saat dikonfirmasi, Jumat (11/9/2026).
Pihak keluarga berharap kendaraan tersebut dapat segera ditemukan dan pelaku yang terekam CCTV bisa segera diidentifikasi serta diamankan polisi.
Kasus tersebut telah dilaporkan kepada Polsek Tambaksari. Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pengecekan dan penanganan atas laporan dugaan pencurian kendaraan bermotor tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Tambaksari Iptu Amirudin menyatakan pihaknya masih melakukan pengecekan terkait laporan tersebut.
Kasus ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya pemilik kendaraan yang memarkir sepeda motor di kawasan kos, gang permukiman, maupun area yang minim aktivitas pada dini hari.
Rekaman CCTV menunjukkan bagaimana pelaku dapat menjalankan aksinya hanya dalam waktu kurang dari satu menit. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa kunci setir standar belum tentu cukup untuk mengamankan kendaraan, terutama ketika sepeda motor diparkir di lokasi yang minim pengawasan.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan pengamanan tambahan, seperti kunci ganda atau perangkat pengaman lainnya, serta memastikan kendaraan diparkir di lokasi yang memiliki penerangan dan pengawasan.
Sementara itu, rekaman CCTV yang memperlihatkan ciri-ciri pelaku diharapkan dapat membantu proses penyelidikan polisi. Jika terdapat warga yang mengenali ciri-ciri pelaku atau mengetahui keberadaan sepeda motor Honda Beat milik korban, informasi tersebut diharapkan segera disampaikan kepada pihak kepolisian.
Keluarga korban kini masih berharap kendaraan tersebut dapat kembali ditemukan. Bagi TPA, hilangnya sepeda motor bukan hanya kerugian materi, tetapi juga berpotensi menghambat aktivitasnya dalam mencari nafkah sebagai kurir makanan. Kasus ini masih dalam penanganan dan pengecekan pihak kepolisian. (Red)















