MEDAN |—Kader Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Sumatera Utara, Muhammad Fauzan Nasywa Djambak, mengajak masyarakat Kota Medan untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Menurut Fauzan, menjaga kebersihan kota tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Peran aktif masyarakat di tingkat kecamatan hingga lingkungan tempat tinggal dinilai penting untuk menciptakan Kota Medan yang bersih, nyaman, dan indah.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri Gerakan ASRI Partai Gerindra Sumatera Utara yang digelar di Medan Islamic Center (MIC), Medan Labuhan, Sabtu (26/9/2026).
“Kita harapkan masyarakat ikut menjaga kebersihan di seluruh Kota Medan supaya kota ini bersih, nyaman, dan indah. Jangan hanya mengandalkan pemerintah, tetapi kita bersama-sama sebagai masyarakat Kota Medan harus menjaga kebersihan lingkungan di masing-masing kecamatan,” ujar Fauzan.
Ia menilai kepedulian terhadap lingkungan perlu dibangun melalui kesadaran bersama. Menurutnya, kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggal masing-masing.
Fauzan juga mengatakan, Gerakan ASRI dapat menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong sekaligus mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kondisi lingkungan.
“Kalau masyarakat ikut bergerak dan peduli terhadap lingkungan, tentu upaya menjaga kebersihan Kota Medan akan lebih mudah dilakukan,” katanya.
Kegiatan Gerakan ASRI tersebut juga menjadi ruang silaturahmi bagi kader, anggota legislatif, organisasi sayap partai, badan, simpatisan, serta pendukung Partai Gerindra Sumatera Utara.
Kegiatan dihadiri Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Utara Ade Jona Prasetyo, S.H., M.H., M.M., anggota Komisi VIII DPR RI M. Husni, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, anggota DPRD Kota Binjai Ronggur Raja Doli Simorangkir, S.Pd., M.A., serta anggota DPRD Kota Medan Tia Ayu Anggraini, S.Kom., M.H.
Hadir pula H. M. Husni, S.E., M.M., bersama jajaran kader dan organisasi sayap Partai Gerindra Sumatera Utara.
Gerakan tersebut menekankan pentingnya kebersamaan dalam menjaga lingkungan. Kepedulian terhadap kebersihan dinilai tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik kota, tetapi juga mencerminkan kesadaran masyarakat dalam merawat ruang hidup bersama.
Dari Medan Labuhan, Fauzan mengajak masyarakat menjadikan kebersihan sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari, sehingga tercipta lingkungan yang lebih nyaman dan sehat bagi masyarakat.
Ia berharap semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan dapat terus tumbuh dan melibatkan masyarakat di seluruh kecamatan di Kota Medan.(BB)













