banner 1000x130
Polri  

Bripda Nopandri Ramadhana Ditemukan Meninggal di Sungai Katingan, Pencarian Aiptu Sumariyanto Terus Berlanjut

banner 2500x130 banner 1000x130

KATINGAN |Nusantara Jaya News – Harapan agar Bripda Nopandri Ramadhana ditemukan dalam keadaan selamat akhirnya pupus. Setelah tiga hari dilakukan pencarian secara intensif oleh tim SAR gabungan bersama personel Polda Kalimantan Tengah, Polres Katingan, dan masyarakat, anggota Satresnarkoba Polres Katingan tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Katingan.

Jenazah Bhayangkara muda kelahiran 2002 itu ditemukan tersangkut di ranting kayu di kawasan Desa Tumbang Lahang, Kabupaten Katingan. Lokasi penemuan berjarak sekitar 37 kilometer dari titik awal operasi penggerebekan bandar narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah.

banner 1000x130 banner 1000x130

Jarak tersebut menggambarkan derasnya arus Sungai Katingan yang menghanyutkan tubuh korban sejak peristiwa tragis itu terjadi.
Bripda Nopandri merupakan salah satu personel yang terlibat dalam operasi penegakan hukum terhadap jaringan narkotika yang berujung pada penyerangan terhadap aparat. Dalam insiden tersebut, situasi di lapangan berubah menjadi bentrokan yang mengakibatkan korban jiwa dari pihak kepolisian.

Saat menghadapi situasi yang membahayakan, Bripda Nopandri bersama Aiptu Sumariyanto dilaporkan menceburkan diri ke Sungai Katingan untuk menghindari serangan dari sekelompok orang yang diduga berkaitan dengan jaringan narkotika yang menjadi target operasi.

Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari, Bripda Nopandri akhirnya ditemukan. Namun hingga kini, keberadaan Aiptu Sumariyanto masih belum diketahui. Tim SAR gabungan bersama personel kepolisian terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Katingan dengan harapan dapat segera menemukan korban.

Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Polri, khususnya jajaran Polda Kalimantan Tengah dan Polres Katingan. Ucapan belasungkawa mengalir dari berbagai kalangan, termasuk melalui media sosial resmi kepolisian, sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian almarhum dalam menjalankan tugas negara.

Kepergian Bripda Nopandri menjadi kehilangan besar bagi institusi Polri. Di usia yang masih muda, ia gugur saat menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan penegak hukum dalam upaya memberantas peredaran narkotika.

Sementara itu, penyidikan terhadap kasus penyerangan terhadap anggota Satresnarkoba Polres Katingan terus berlangsung. Tim gabungan telah mengamankan sejumlah terduga pelaku dan masih memburu pelaku lainnya yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Pencarian terhadap Aiptu Sumariyanto juga terus menjadi prioritas. Tim gabungan memperluas area penyisiran di sepanjang Sungai Katingan dengan melibatkan berbagai unsur guna mempercepat proses pencarian.

Peristiwa tragis ini menjadi pengingat besarnya risiko yang dihadapi aparat penegak hukum dalam memberantas kejahatan, khususnya peredaran narkotika yang kerap melibatkan perlawanan terhadap petugas. Pengorbanan para personel yang gugur dalam menjalankan tugas diharapkan menjadi semangat bagi seluruh aparat untuk terus menegakkan hukum sekaligus menjadi perhatian bersama dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba di Indonesia. (Red)

banner 1000x130
banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130