banner 1000x130

Polisi Buru Dua Kakak Beradik Terduga Pelaku Gugurnya Aiptu Anumerta Yudhie di Katingan, Saudara Kandung Tersangka Saldy

banner 2500x130 banner 1000x130

KATINGAN |Nusantara Jaya News – Tim gabungan Polda Kalimantan Tengah bersama Polres Katingan terus mengintensifkan penyelidikan dan pengejaran terhadap para terduga pelaku dalam kasus gugurnya Aiptu Anumerta Yudhie Perdana Putra saat operasi penindakan di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan.

Perkembangan terbaru mengungkap fakta bahwa dua terduga pelaku yang saat ini masih dalam pelarian merupakan saudara kandung dari Saldy alias SA (38), tersangka yang lebih dahulu berhasil diamankan aparat kepolisian.
Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono mengatakan proses pengejaran terhadap para pelaku masih terus dilakukan secara intensif.

banner 1000x130 banner 1000x130

Namun demikian, hingga saat ini kepolisian belum menerbitkan status Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap keduanya karena proses penyelidikan masih berlangsung.
“Belum kami keluarkan DPO. Masih dalam proses penyelidikan,” ujar AKBP Dodik Hartono, Sabtu (4/7/2026).

Sebelumnya, aparat gabungan berhasil menangkap Saldy pada Jumat (3/7/2026) siang. Ia diamankan saat bersembunyi di sebuah lanting sedot emas di wilayah Kabupaten Katingan setelah dilakukan pengejaran oleh tim gabungan.

Setelah penangkapan tersebut, penyidik terus melakukan pendalaman hingga akhirnya mengidentifikasi dua orang lain yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. Keduanya diketahui bernama Bio (28), yang berprofesi sebagai buruh, serta Ramblan (25), seorang petani.

Keduanya merupakan adik kandung dari Saldy. Ketiga bersaudara itu diketahui merupakan warga Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, serta merupakan anak dari pasangan Abak dan Indem.

Saat ini aparat kepolisian masih memetakan secara rinci dugaan keterlibatan masing-masing dalam insiden yang menyebabkan gugurnya Aiptu Anumerta Yudhie Perdana Putra. Penyidik juga terus mengumpulkan alat bukti, memeriksa sejumlah saksi, serta melakukan pengembangan guna memastikan peran setiap individu yang diduga terlibat.

Kasus ini menjadi perhatian serius karena terjadi saat aparat kepolisian melaksanakan operasi penegakan hukum terhadap dugaan aktivitas peredaran narkotika di wilayah tersebut. Insiden itu mengakibatkan Aiptu Anumerta Yudhie Perdana Putra gugur saat menjalankan tugas negara.

Polri menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas perkara tersebut dan membawa seluruh pihak yang bertanggung jawab ke hadapan hukum. Tim gabungan masih disiagakan di sejumlah titik untuk mempersempit ruang gerak para terduga pelaku yang masih melarikan diri.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak memberikan perlindungan kepada pihak yang sedang dicari. Warga yang mengetahui keberadaan Bio maupun Ramblan diminta segera melaporkan informasi tersebut kepada kantor kepolisian terdekat agar proses penegakan hukum dapat berjalan dengan cepat dan efektif.

Polres Katingan memastikan setiap informasi dari masyarakat akan ditindaklanjuti secara profesional. Dukungan masyarakat dinilai sangat penting untuk membantu proses pencarian sehingga kasus gugurnya Aiptu Anumerta Yudhie Perdana Putra dapat segera terungkap secara menyeluruh dan seluruh pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (Red)

banner 1000x130
banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130