banner 1000x130

Diskotek Valhalla Surabaya Digerebek Polisi, Lima Orang Diamankan Terkait Dugaan Ekstasi

banner 2500x130 banner 1000x130

SURABAYA | Nusantara Jaya News — Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggerebek sebuah diskotek di kawasan Jalan Kombes M Duryat, Surabaya. Penggerebekan tersebut dilakukan setelah polisi memperoleh informasi terkait dugaan konsumsi narkotika jenis ekstasi di tempat hiburan malam tersebut.

Dalam operasi yang berlangsung pada Sabtu (9/9), polisi mengamankan lima orang dari dalam Diskotek Valhalla. Kelima orang tersebut kemudian dibawa untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman oleh penyidik Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

banner 1000x130

Mereka masing-masing berinisial DN, seorang pria yang diamankan dari dalam lokasi. Polisi juga mengamankan seorang penyedia pemandu lagu atau yang biasa disebut mami berinisial A alias TH.

Selain itu, dua orang pemandu lagu berinisial AN dan S, serta seorang staf server berinisial T, turut diamankan dalam penggerebekan tersebut.

Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Adik Agus Putrawan, membenarkan adanya penggerebekan dan pengamanan lima orang tersebut.

“Benar, lima orang kami amankan di Diskotek Valhalla. Kasusnya masih kami dalami,” ujar Agus Putrawan, Jumat (11/9).

Agus menjelaskan, penggerebekan tersebut tidak dilakukan secara tiba-tiba. Langkah kepolisian bermula dari adanya seorang pengunjung yang diketahui terindikasi mengonsumsi ekstasi.

Dari keterangan yang diperoleh polisi, informasi tersebut kemudian menjadi pintu masuk bagi Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Petugas selanjutnya melakukan pendalaman guna mengetahui asal-usul narkotika yang diduga dikonsumsi pengunjung tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam peredaran ekstasi di lingkungan tempat hiburan malam itu.

Penyelidikan kemudian berkembang hingga polisi melakukan penggerebekan ke Diskotek Valhalla.

“Kami masih selidiki termasuk mencari siapa yang menyuplai ekstasi tersebut,” kata Agus.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap lima orang yang diamankan. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai status hukum masing-masing orang tersebut maupun apakah mereka telah ditetapkan sebagai tersangka.

Fokus penyidik juga diarahkan untuk mengungkap asal narkotika jenis ekstasi yang diduga dikonsumsi oleh pengunjung.
Polisi masih mendalami apakah barang terlarang tersebut dibawa sendiri oleh pengunjung, diperoleh dari pihak tertentu di dalam tempat hiburan, atau memiliki keterkaitan dengan jaringan pemasok narkotika yang lebih luas.

Langkah ini menjadi penting karena pengungkapan kasus narkotika tidak hanya berhenti pada pengguna. Aparat kepolisian juga dituntut mengungkap mata rantai peredaran, terutama pihak yang memasok dan mendistribusikan narkotika ke tempat hiburan malam.

Penggerebekan tersebut sekaligus menjadi perhatian terhadap aktivitas peredaran narkotika di tempat hiburan malam di Surabaya. Polisi diharapkan dapat mengungkap secara terang asal ekstasi yang menjadi dasar penyelidikan, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Sementara itu, kelima orang yang diamankan masih menjalani proses pemeriksaan. Polisi juga terus mengumpulkan keterangan dan bukti untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.(Red)

banner 2500x130
banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130