PEKANBARU – Mutasi dan rotasi kembali terjadi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Sejumlah pejabat di lingkungan Polda Riau dan jajaran mengalami pergantian, mulai dari Wakapolda hingga tiga Kapolres.
Dalam mutasi yang tertuang dalam tiga Surat Telegram Kapolri tertanggal 30 Agustus 2026, Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi mendapat promosi sebagai Kapolda Papua Barat Daya. Ia menggantikan Brigjen Pol Yulius Audie Sonny Latuheru yang mendapat penugasan baru di Sespim Lemdiklat Polri.
Hengki diketahui baru sekitar delapan bulan menjabat sebagai Wakapolda Riau. Ia sebelumnya dilantik pada Desember 2025 dan kini dipercaya memimpin Polda Papua Barat Daya.
Sementara itu, posisi Wakapolda Riau dalam mutasi tersebut diisi Brigjen Pol Simson Zet Ringu, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Gorontalo.
Pergantian juga terjadi pada tiga Kapolres di wilayah hukum Polda Riau, yakni Polres Bengkalis, Polres Pelalawan, dan Polres Indragiri Hulu (Inhu).
Di Polres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar mendapat tugas baru sebagai Wakapolresta Sidoarjo. Jabatan Kapolres Bengkalis selanjutnya dipercayakan kepada AKBP Eko Rubiyanto, yang sebelumnya menjabat Kapolres Ogan Komering Ilir.
Kemudian, AKBP John Louis Letedara yang sebelumnya menjabat Kapolres Pelalawan dipindahkan untuk menduduki jabatan Kapolres Indragiri Hulu.
Sementara jabatan Kapolres Pelalawan dipercayakan kepada AKBP Ahmad Nur A. Adapun Kapolres Inhu sebelumnya, AKBP Eka Ariandy Putra, mendapat tugas baru sebagai Wadirreskrimum Polda Riau.
Kabid Humas Polda Riau menyebut rotasi tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penataan penugasan personel di lingkungan Polri.(Jhd)















