Medan, Sumatera Utara | 15 Juli 2026 – Syarikat Islam Kota Medan menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas terjadinya kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera Utara. Kondisi tersebut dinilai telah mengganggu aktivitas masyarakat, sektor transportasi, hingga roda perekonomian di berbagai daerah.
Dalam pernyataannya, Syarikat Islam Kota Medan menilai bahwa ketersediaan BBM merupakan kebutuhan vital yang harus dijaga agar tidak menghambat mobilitas masyarakat maupun aktivitas usaha. Kelangkaan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir telah memunculkan antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Atas kondisi tersebut, Syarikat Islam Kota Medan meminta Pemerintah Pusat untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kinerja Pertamina sebagai operator penyaluran BBM di wilayah Sumatera Utara.
Evaluasi tersebut dinilai penting untuk mengidentifikasi penyebab utama terjadinya kelangkaan, baik yang berkaitan dengan distribusi, pasokan, maupun aspek operasional lainnya.
Selain itu, pemerintah juga diharapkan dapat mengambil langkah-langkah konkret guna memastikan kelancaran distribusi BBM ke seluruh wilayah di Sumatera Utara, sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi secara merata dan berkelanjutan.
Syarikat Islam Kota Medan menegaskan bahwa permasalahan kelangkaan BBM tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena dapat memberikan dampak luas terhadap stabilitas ekonomi daerah, kegiatan usaha, serta pelayanan publik yang bergantung pada ketersediaan bahan bakar.
Organisasi tersebut berharap pemerintah bersama Pertamina dapat segera menghadirkan solusi yang cepat, transparan, dan tepat sasaran agar masyarakat tidak terus mengalami kesulitan memperoleh BBM.
Hingga pernyataan ini disampaikan, Syarikat Islam Kota Medan mengajak seluruh pihak terkait untuk mengedepankan kepentingan masyarakat serta meningkatkan koordinasi dalam menjaga ketahanan pasokan energi di Sumatera Utara.(Jhd)
















