PEKANBARU — Kabut asap kembali menyelimuti Kota Pekanbaru dan sejumlah wilayah di Provinsi Riau. Kondisi tersebut membuat kualitas udara memburuk hingga masuk kategori tidak sehat pada Sabtu (29/8/2026).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru sebelumnya menyebut sebaran asap yang masuk ke Riau saat ini didominasi kiriman dari wilayah Jambi, Sumatera Selatan (Sumsel), dan Lampung. Pergerakan asap tersebut dipengaruhi pola angin yang membawa asap dari wilayah selatan menuju utara.
Meski demikian, kondisi kabut asap di Riau juga diperparah oleh aktivitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih berlangsung di sejumlah daerah.
Pada Sabtu sore, BMKG mencatat 246 titik panas (hotspot) di Riau, menjadikan provinsi tersebut sebagai salah satu wilayah dengan aktivitas hotspot tertinggi di Sumatera.
Di Pekanbaru, konsentrasi partikulat halus PM2.5 pada Sabtu dini hari tercatat sekitar 84,2 µg/m³, yang berada pada kategori tidak sehat. Kabut asap masih terlihat menyelimuti sejumlah kawasan kota.(Jhd)















