Denpasar – Nusantarajayanews.id | Memperingati Hari Pelanggan Nasional, 4 September 2026, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali turun langsung ke kantor layanan untuk menyapa dan mendengarkan pengalaman pelanggan. Kegiatan ini dilakukan di ULP Bangli dan ULP Denpasar sebagai bentuk komitmen PLN untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
Salah satu pelanggan yang ditemui di ULP Bangli, I Gede Yuliana, datang untuk mengurus perubahan layanan listrik dari prabayar menjadi pascabayar. Ia menyampaikan apresiasi atas pelayanan yang sudah berjalan baik.
“Untuk saat ini pelayanannya memang sudah sangat baik, tapi harapannya ke depan bisa lebih ditingkatkan lagi,” ujar Yuliana.
Yuliana mengaku sering berkoordinasi dengan PLN dan tidak mengalami kendala berarti. Ia juga telah memanfaatkan aplikasi PLN Mobile untuk berbagai kebutuhan kelistrikan. Menurutnya, aplikasi tersebut mudah digunakan. Namun ia memberi masukan terkait proses pendaftaran, khususnya saat pengambilan foto pelanggan yang terkadang masih sulit.
“Terima kasih untuk PLN sudah melayani dengan senang hati dan dengan baik,” tambahnya.
Pengalaman positif juga disampaikan Ulan, pelanggan lain di ULP Bangli yang melakukan tambah daya dari 900 VA menjadi 1.300 VA. Ia mengapresiasi respons cepat petugas dan pendampingan penggunaan PLN Mobile.
“Pelayanan di ULP Bangli ini sudah sangat bagus, sudah sangat responsif. Tadi saya juga diajarin menggunakan aplikasi PLN Mobile yang sangat memudahkan kami untuk tambah daya,” kata Ulan.
Di ULP Denpasar, pelanggan asal Padang Sambian Kelod, I Nyoman Sudiharta, juga berbagi pengalamannya. Ia menilai PLN Mobile sangat membantu dalam pengaduan, tambah daya, maupun pengajuan pasang baru.
“Untuk aplikasi PLN Mobile sangat membantu dalam pengaduan, tambah daya maupun amprah pasang baru,” ujar Sudiharta.
General Manager PLN UID Bali mengatakan interaksi langsung dengan pelanggan penting untuk mengetahui bagaimana layanan PLN dirasakan di lapangan.
“Kami ingin mendengar pelanggan secara langsung. Bukan hanya apa yang sudah baik, tetapi juga apa yang masih perlu kami benahi. Kalau ada yang sudah baik, kami pertahankan. Kalau masih dirasa sulit, itu menjadi pekerjaan rumah bagi kami untuk diperbaiki,” ujarnya.
Ia menegaskan PLN ingin memastikan pelanggan tidak hanya mendapatkan layanan, tetapi juga pengalaman yang mudah dan nyaman.
“Kami perlu terus mendengar secara langsung apa yang pelanggan rasakan,” jelasnya.
PLN Bali terus mendorong penguatan layanan melalui kantor pelayanan dan kanal digital PLN Mobile agar pelanggan semakin mudah mengakses kebutuhan kelistrikan.
Selain mendengar masukan, Hari Pelanggan Nasional juga menjadi momentum PLN memberikan apresiasi. Pada 4 September 2026 pukul 11.00 hingga 23.00 WIB, pelanggan dapat menukarkan Poin PLN Mobile dengan voucher listrik mulai dari Rp5.000 hingga Rp100.000. Penukaran dibatasi maksimal satu voucher per pengguna dengan kuota terbatas.
Pelanggan juga dapat menggunakan kode voucher SENYUMPELANGGAN pada periode 3 hingga 5 September 2026 untuk mendapat potongan Rp10.000 pada pembayaran tagihan listrik atau bonus token listrik Rp10.000 dengan kuota terbatas setiap harinya.
Melalui Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UID Bali menjadikan pengalaman dan masukan pelanggan sebagai bagian dari upaya perbaikan layanan.
Pelanggan bicara, PLN mendengar. Dari setiap masukan, PLN terus berbenah untuk menghadirkan layanan yang semakin mudah, responsif, dan dekat dengan kebutuhan pelanggan.(rls)













