Jakarta. Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggelar operasi pemberantasan narkotika di Kompleks Permata atau Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (25/10/2026) malam. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan tujuh orang beserta sejumlah barang bukti.
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bismo Teguh Prakoso mengatakan, operasi tersebut dilaksanakan melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat mengenai dugaan peredaran gelap narkotika di kawasan tersebut.
“Pelaksanaan KRYD ini merupakan tindak lanjut atas laporan dan pengaduan masyarakat terkait dugaan masih adanya aktivitas peredaran gelap narkotika di kawasan Kompleks Permata atau Kampung Ambon,” ujar Bismo di Jakarta, Senin (26/10/2026).
Dalam operasi itu, sebanyak 130 personel dikerahkan dan dibagi menjadi dua tim untuk menyisir serta memeriksa sejumlah titik yang menjadi sasaran.
Petugas mengamankan tujuh orang berinisial RT (28), MP (34), YK (24), UK (45), VD (30), BS (23), dan P (23).
Berdasarkan hasil tes urine, enam orang dinyatakan positif menggunakan zat yang terdeteksi sebagai amphetamine, methamphetamine, dan ganja. Sementara itu, satu orang berinisial P memperoleh hasil tes urine negatif, tetapi petugas menemukan barang bukti tembakau sintetis.
Selain itu, polisi turut menyita satu klip plastik berisi tembakau sintetis dengan berat 0,70 gram, 15 bilah senjata tajam, satu ketapel, satu botol minuman keras, serta satu tongkat berduri.
Bismo menegaskan, seluruh orang yang diamankan beserta barang bukti telah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengajak masyarakat untuk berperan aktif membantu kepolisian mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika.
Melalui semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, warga diimbau segera melaporkan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkoba kepada kantor kepolisian terdekat atau melalui layanan Polisi 110.
Sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan dapat membantu menekan peredaran narkotika serta menciptakan lingkungan yang lebih aman.(Red)













