BANGLI | Nusantara Jaya News — Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Bali melaksanakan kegiatan pembersihan sampah di kawasan Hutan Wisata Penelokan, tepatnya di Jalan Raya jurusan Besakih menuju Penelokan, Kabupaten Bangli, Bali, Jumat (23/10/2026) pukul 09.00 WITA.
Kegiatan pembersihan tersebut dipimpin langsung oleh I Wayan Sudana, selaku Kepala Resort Gunung Batur Bukit Payang dan Resort Penelokan, dengan melibatkan sebanyak 50 personel.
Aksi bersih-bersih ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan hutan wisata yang menjadi salah satu destinasi kunjungan wisatawan di Bali.
Dalam keterangannya, I Wayan Sudana menjelaskan bahwa masih ditemukan oknum masyarakat yang membuang sampah sembarangan tanpa memperhatikan dampak terhadap lingkungan sekitar.
Tumpukan sampah yang dibiarkan menumpuk menimbulkan bau tidak sedap sehingga mengganggu kenyamanan masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke kawasan Penelokan.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak agar kebersihan dan keindahan kawasan wisata tetap terjaga. Lingkungan yang bersih merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kenyamanan wisatawan sekaligus menjaga citra pariwisata Bali.
I Wayan Sudana juga mengimbau masyarakat agar memiliki kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah sembarangan di kawasan hutan wisata Penelokan.
“Kesadaran masyarakat sangat penting untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kami berharap tidak ada lagi yang membuang sampah sembarangan, khususnya di kawasan Hutan Wisata Penelokan,” demikian imbauan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Melalui kegiatan ini, KSDA Bali berharap kawasan Hutan Wisata Penelokan tetap bersih, asri, dan nyaman bagi wisatawan maupun masyarakat setempat.
Partisipasi aktif masyarakat juga diharapkan dapat menjadi kunci dalam mencegah penumpukan sampah serta menjaga kelestarian lingkungan demi keberlanjutan sektor pariwisata Bali.
Reporter: I Made Sukadana













