banner 1000x130
Berita  

Universitas Terbuka Tuan Rumah AAPBS 2026 Bahas Ketahanan di Era Disrupsi

banner 2500x130 banner 1000x130

Badung – Nusantarajayanews.id | Ketidakpastian global dan percepatan teknologi menjadi tantangan baru bagi dunia pendidikan bisnis. Merespons hal itu, Universitas Terbuka (UT) menggelar Association of Asia-Pacific Business Schools (AAPBS) Annual Meeting 2026 di Discovery Kartika Plaza Hotel, Kuta, Bali, 1–3 November 2026.

Forum bergengsi yang mempertemukan para dekan dan pimpinan sekolah bisnis ini mengangkat isu utama “Resilient Business Schools: Strategic Innovation and Leadership in Times of Global Uncertainty”.

banner 1000x130

Sebanyak 64 peserta dari 11 negara hadir, mulai dari Indonesia, Australia, China, Jepang, Korea Selatan, Singapura, Taiwan, Thailand, Rusia, Amerika Serikat, hingga Inggris. Forum ini juga dihadiri 20 Council Members AAPBS yang merupakan perwakilan institusi bisnis terkemuka.

Rektor UT, Prof. Ali Muktiyanto, S.E.,M.Si. menilai, pertemuan ini penting untuk menyelaraskan pendidikan bisnis dengan kebutuhan dunia nyata.

“Saat ini lulusan bisnis tidak hanya dituntut jago manajerial, tapi juga harus adaptif, inovatif, paham keberlanjutan, dan sigap merespon perubahan. Itu yang coba kita rumuskan bersama di AAPBS,” kata Prof. Ali, Senin (1/11/2026).

Menurutnya, pengalaman UT selama lebih dari 40 tahun mengelola pendidikan terbuka dan jarak jauh menjadi modal untuk berbagi perspektif tentang model pembelajaran yang fleksibel dan menjangkau semua lapisan masyarakat.

AAPBS Annual Meeting 2026 menghadirkan sejumlah tokoh penting. Di pembukaan hadir Presiden AAPBS yang juga President and Dean Asian Institute of Management (AIM) Prof. Jikyeong Kang, serta Dirjen & CEO EFMD Prof. Eric Cornuel.

Keynote address akan disampaikan Deputi Usaha Mikro Kemenkop UMKM RI, M. Riza Damanik, Ph.D., IPU., sementara closing keynote oleh President Emeritus CEIBS Prof. Dominique Turpin.

Tiga topik besar yang dibahas diantaranya Business Empowerment & Sustainability yang mengupas peran kampus dalam pemberdayaan UMKM dan pembangunan berkelanjutan. Pembicaranya antara lain Dirjen Percepatan Daerah Tertinggal Kemendes PDTT Samsul Widodo, Dean Bauer College of Business University of Houston Prof. Xianjun Geng, dan Mantan Dubes RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya.

Business Environment Uncertainty yang membahas strategi menghadapi ketidakpastian bisnis bersama Ketua Umum KADIN Anindya Novyan Bakrie, pakar sustainability Coventry University Prof. Benny Tjahjono, dan Dean Keio Business School Prof. Hiroshi Nakamura.

The Future of Business School yang menyoroti arah transformasi kurikulum dan riset sekolah bisnis ke depan, dengan narasumber mantan Rektor UT Prof. Tian Belawati, Director GSB HSE University Prof. Valery Katkalo, dan Associate Dean NTUST Prof. Mei H.C. Ho.

Bagi UT, menjadi tuan rumah AAPBS bukan sekadar seremoni, melainkan peluang membuka kolaborasi akademik dan riset internasional guna mendorong pendidikan bisnis Indonesia yang lebih tangguh dan relevan dengan tantangan zaman.(tik)

banner 2500x130
banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130