Labuhanbatu |Nusantara Jaya News — Universitas Labuhanbatu (ULB) pasang target tinggi untuk akreditasi Program Studi Agroteknologi. Langkah konkretnya: gelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bertema “Kriteria LKPS dan LED: Persiapan Akreditasi Program Studi Agroteknologi”, Kamis (4/6/2026) di Ruang Kuliah Pasca Sarjana ULB.
Bimtek ini jadi senjata utama tim akreditasi memastikan 2 dokumen kunci, Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) dan Laporan Evaluasi Diri (LED), benar-benar sesuai standar mutu LAM PTIP. Bukan cuma lengkap administrasi, tapi mencerminkan kualitas pendidikan yang nyata.
*Didampingi Langsung Direktur Dewan Eksekutif LAM PTIP*
ULB tidak tanggung-tanggung mendatangkan narasumber. *Prof. Dr. Ir. Samanhudi, S.P., M.Si., IPU, ASEAN Eng, APEC Eng*, Direktur Dewan Eksekutif Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian (LAM PTIP), hadir langsung beri bimbingan teknis.
Artinya, tim penyusun borang Agroteknologi ULB dapat arahan langsung dari “otoritas” akreditasi pertanian nasional. Dari indikator, bukti dukung, sampai strategi penulisan LKPS & LED.
*”Setiap Kriteria Harus Cerminkan Mutu Unggul”*
Dekan Fakultas Sains dan Teknologi ULB menegaskan, target ULB jelas: akreditasi terbaik untuk Agroteknologi.
“Kami ingin setiap kriteria dalam LKPS dan LED benar-benar mencerminkan kualitas pendidikan dan tata kelola yang unggul di Prodi Agroteknologi. Ini bukan sekadar lulus, tapi membuktikan kita berdaya saing,” tegasnya.
Dengan bimbingan langsung Prof. Samanhudi, Dekan optimis hasil akreditasi akan berdampak positif ganda: tingkatkan kepercayaan mahasiswa + dongkrak reputasi institusi.
*Selaras “DIKTISAINTEK BERDAMPAK”*
Bimtek ini juga sejalan dengan gerakan “DIKTISAINTEK BERDAMPAK”. Pesannya keras: pendidikan tinggi sains & teknologi harus unggul administratif sekaligus berdampak nyata bagi masyarakat dan kemajuan ilmu pengetahuan.
Bagi Prodi Agroteknologi ULB, akreditasi unggul adalah tiket untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya jago teori, tapi siap jadi motor inovasi pertanian di Labuhanbatu dan Sumut.
(Arif/Septian)













