banner 1000x130
Polri  

Kapolda Jatim Tegaskan Semangat “Jogo Omah”: Raih Hati Masyarakat, Jangan Sakiti Apalagi Ambil Hak Rakyat!

banner 2500x130 banner 1000x130

SURABAYA | Nusantara Jaya News — Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H., memimpin kegiatan Commander Wish di Rupatama Polda Jatim dengan menekankan pentingnya membangun Polri yang humanis, merakyat, bersahabat, dan bermartabat. (15/10)

Mengusung semangat “Jogo Omah”, Kapolda Jatim mengingatkan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat harus membawa rasa aman, keadilan, dan manfaat nyata. Polisi bukan hanya penegak hukum, tetapi juga pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang harus mampu meraih kepercayaan rakyat melalui tindakan nyata.

banner 1000x130

“Raih hati masyarakat, jangan sakiti masyarakat, apalagi mengambil hak dan harta masyarakat!” Pesan tersebut menjadi pengingat penting bahwa kewenangan yang dimiliki anggota Polri merupakan amanah untuk melayani, bukan kesempatan untuk menyalahgunakan kekuasaan.

Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, setiap personel dituntut menjaga integritas, menjunjung tinggi etika, serta menghindari segala bentuk tindakan yang dapat mencederai kepercayaan publik. Masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang layak tanpa intimidasi, diskriminasi, maupun pungutan yang tidak sesuai ketentuan.

Kapolda Jatim juga menekankan implementasi arahan Kapolri melalui enam prinsip utama, yakni Hadir, Dekat, Cepat, Adil, Terbuka, dan Adaptif. Keenam prinsip tersebut harus diwujudkan dalam pelayanan kepolisian yang responsif, transparan, profesional, serta berpihak pada tegaknya keadilan.

Prinsip hadir dan dekat berarti polisi harus mampu menjadi bagian dari solusi atas persoalan masyarakat. Sementara itu, pelayanan yang cepat, adil, dan terbuka menjadi kunci untuk membangun kepercayaan publik. Sikap adaptif juga diperlukan agar Polri mampu menjawab perkembangan tantangan keamanan dan kebutuhan masyarakat.

Melalui konsep Polisi Bersama Masyarakat, jajaran Polda Jatim diharapkan memperkuat komunikasi dan kemitraan dengan warga. Penegakan hukum harus dilaksanakan secara profesional dan berkeadilan, tanpa pandang bulu serta tetap menghormati hak-hak masyarakat.

Kepercayaan publik tidak cukup dibangun melalui slogan atau seremonial semata. Kepercayaan harus dibuktikan melalui perilaku anggota di lapangan, ketegasan terhadap pelanggaran, keterbukaan dalam pelayanan, serta keberanian melakukan evaluasi apabila terdapat tindakan yang menyimpang.

Semangat Jogo Omah pun diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh personel Polda Jatim untuk menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus merawat hubungan baik dengan masyarakat.

Pada akhirnya, Polri yang kuat bukanlah Polri yang ditakuti karena kekuasaannya, melainkan Polri yang dihormati karena integritas, dicintai karena pengabdiannya, dan dipercaya karena keadilannya.

Rakyat membutuhkan polisi yang melindungi, bukan menakuti; melayani, bukan memeras; serta menegakkan hukum, bukan menyalahgunakan kewenangan. Inilah semangat yang harus diwujudkan demi terciptanya Polri yang benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat Jawa Timur.
(Red)

banner 2500x130
banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130