Jakarta. Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Barat menjalankan serangkaian kegiatan pendampingan psikologis, edukasi, dialog masyarakat, serta bakti sosial di dua wilayah Jakarta Barat pada Sabtu, sebagai bagian dari proses pemulihan setelah penindakan dugaan peredaran narkoba.
Kegiatan tersebut difokuskan di Kompleks Permata, Kelurahan Kedaung Kali Angke, Kecamatan Cengkareng, dan Kelurahan Kota Bambu Selatan, Kecamatan Palmerah.
Direktur Binmas Polda Metro Jaya Kombes Pol. H. Y. Arief Satriyo menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya penanganan berkelanjutan usai penegakan hukum.
“Pembinaan, edukasi, dan pendampingan dilakukan agar bersama-sama kita dapat membangun lingkungan yang bersih dari narkoba serta mendorong generasi muda berkontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (10/10/2026).
Di Kompleks Permata, kepolisian memberikan pembinaan, pendampingan psikologis (trauma healing), literasi, edukasi, serta mengadakan dialog dengan pengurus RT dan RW setempat untuk menyerap masukan dari warga.
Kombes Pol. Dr. Rita Wulandari Wibowo, Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Metro Jaya, mengajak masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan kepolisian, baik untuk pengaduan, perlindungan, maupun pendampingan.
Sementara itu, di Kelurahan Kota Bambu Selatan, kegiatan berlangsung di Pos RW 03 dengan melibatkan 75 personel gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Barat. Selain pendampingan psikologis dan dialog, petugas juga membagikan paket sembako kepada warga.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menekankan bahwa penanganan kejahatan narkotika tidak boleh berhenti pada penegakan hukum saja, melainkan harus diikuti dengan pencegahan, pendampingan, dan pemulihan berbasis masyarakat.
“Setelah penindakan, kepolisian juga hadir untuk mendengarkan, mendampingi, dan membantu masyarakat. Dengan semangat ‘Polisi Bersama Masyarakat’, kita ingin membangun lingkungan yang lebih aman, sehat, dan memberikan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda,” tutur Budi. (Red)













