banner 1000x130

Sira Village Outlet Mall Resmi Dibuka di KEK Kura-Kura Bali, Dorong UMKM dan Pariwisata

banner 2500x130 banner 1000x130

Denpasar |Nusantara Jaya News — Sira Village Outlet Mall Bali resmi dibuka pada Jumat (31/7/2026) di kawasan Kawasan Ekonomi Khusus Kura-Kura Bali. Peresmian ini menandai hadirnya pusat perbelanjaan berkonsep outlet mall pertama di Bali yang memadukan brand internasional dengan produk UMKM lokal.

Presiden Komisaris KEK Kura-Kura Bali sekaligus Presiden Direktur Grand Outlet Bali, Tantowi Yahya, menjelaskan perbedaan utama Sira Village dengan mal konvensional di Bali terletak pada konsep dan harga.

banner 1000x130

“Outlet mall menawarkan barang dengan harga lebih terjangkau. Bisa karena stok berlebih atau model dari season sebelumnya. Tapi kualitasnya tetap sama. Di sini diskonnya mulai 15 persen hingga 70 persen tergantung produk dan toko,” ujar Tantowi saat peresmian.

Sira Village menempati lahan seluas 4,8 hektare dengan kapasitas sekitar 130 outlet, Saat pembukaan, telah beroperasi 104 tenant dan sisanya masih dalam tahap persiapan.

Sebanyak 90 persen produk UMKM di area khusus seperti Alun-Alun Indonesia dan Dekranasda di lantai 2 berasal dari Bali. Beberapa brand lokal yang dihadirkan antara lain Uluwatu dan Jenggala. Sektor kuliner juga menampilkan sajian khas Bali berdampingan dengan tenant internasional.

“Kami ingin ini menjadi rumah bagi produk-produk UKM Bali dan kuliner khas Bali, yang berdampingan dengan merek-merek internasional,” kata Tantowi.

Sebagai bentuk pelestarian budaya, setiap tenant diwajibkan memasang Aksara Bali pada papan nama tokonya.

Pembangunan Sira Village mengedepankan prinsip keberlanjutan. Area publik tidak menggunakan pendingin ruangan dan listrik seminimal mungkin. Restoran sebagian besar berada di ruang terbuka. Material yang digunakan juga diupayakan dari bahan daur ulang.

“Yang pakai AC hanya toko. Area publik dan sebagian restoran outdoor. Ini komitmen kami untuk efisiensi energi,” jelasnya.

Tantowi menambahkan, saat beroperasi penuh Sira Village ditargetkan menyerap kurang lebih 1.000 tenaga kerja, dengan mayoritas berasal dari Bali, khususnya desa-desa di sekitar KEK Kura-Kura Bali.

Sekjen Dewan Ekonomi Nasional KEK, Edwin Manansang, menyebut KEK Kura-Kura Bali sebagai salah satu dari 7 KEK Pariwisata unggulan dari total 25 KEK di Indonesia.

“Di sini tidak hanya pariwisata. Ada ekonomi kreatif, pendidikan, dan dorongan bagi UMKM agar bisa berkembang,” kata Edwin.

Ia mencatat, hingga saat ini seluruh KEK di Indonesia telah mengumpulkan investasi sebesar Rp353 triliun*dan membuka 280 ribu lapangan kerja.

“Dengan adanya KEK Kura-Kura Bali, kami berharap daya saing pariwisata Indonesia meningkat. Kita berkompetisi dengan Malaysia, Thailand, dan Filipina. Fasilitas ini diharapkan menarik lebih banyak wisatawan asing dan investor,” ujarnya.

Lebih Lanjut, Tantowi kembali memaparkan, pengembangan Pulau Kura-Kura Bali seluas 490 hektare dibagi dalam 3 pilar yaitu pemukiman, pariwisata, dan pendidikan. Ke depan akan dibangun marina dan hunian high-end residence.

Pengembangannya mengusung konsep 6L yaitu, Living, Learning, Leisure, Lifestyle, Landscape, dan Longevity

“Longevity sekarang jadi tren utama pariwisata dunia. Orang tidak lagi hanya mencari pemandangan atau makanan enak, tapi bagaimana hidup lebih lama dan berkualitas. Itu yang kami bangun melalui fasilitas di tempat ini,” tutup Tantowi.

Sira Village Outlet Mall adalah pusat perbelanjaan berkonsep outlet di KEK Kura-Kura Bali. Mengusung konsep ramah lingkungan dan pemberdayaan UMKM, mall ini menghadirkan brand internasional dan lokal dengan harga diskon 15% – 70%.(tik)

banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130