banner 1000x130
Berita  

Akses JKN Makin Luas, BPJS Kesehatan Dorong Mutu Layanan Faskes

banner 2500x130 banner 1000x130

Jakarta – Nusantarajayanews. id | BPJS Kesehatan mendorong penguatan mutu layanan kesehatan dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penekanan diberikan tidak hanya pada jumlah pelayanan, tetapi juga pada manfaat kesehatan yang dirasakan peserta.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, rabu (15/9/2026) mengatakan luasnya cakupan kepesertaan JKN harus diiringi dengan peningkatan mutu di fasilitas kesehatan. Per 1 September 2026, Program JKN telah memberikan perlindungan kepada sekitar 284,3 juta penduduk atau lebih dari 98,6 persen populasi Indonesia.

banner 1000x130

“Tugas kita bukan hanya memastikan masyarakat terdaftar sebagai peserta, tetapi juga menjamin bahwa ketika membutuhkan pelayanan kesehatan, mereka memperoleh layanan yang bermutu serta perlindungan dari risiko finansial,” ujar Pujo dalam Pertemuan Nasional Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan Tahun 2026, Selasa (15/9).

Menurut Pujo, peningkatan pemanfaatan layanan menunjukkan semakin terbukanya akses masyarakat. Data per 1 September 2026 mencatat 23.816 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), 3.221 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), hingga 7.180 sarana penunjang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Sepanjang 2014-2025, BPJS Kesehatan telah menyalurkan lebih dari Rp1.279,8 triliun ke fasilitas kesehatan untuk pembayaran pelayanan kesehatan. Pujo menyebut jumlah tersebut menunjukkan besarnya tanggung jawab JKN dalam menanggung biaya pengobatan masyarakat, khususnya untuk penyakit dengan biaya mahal atau pengobatan jangka panjang.

“Transformasi yang perlu kita bangun bersama adalah dari volume menuju value. Value-based care bukan tentang mengurangi pelayanan, tetapi memastikan peserta memperoleh pelayanan yang tepat, pada waktu yang tepat, sesuai kebutuhan medis, dengan hasil kesehatan yang terbaik,” kata Pujo.

Untuk mendorong peningkatan mutu, BPJS Kesehatan memberikan Seva Paramahita Award 2026 kepada fasilitas kesehatan dengan komitmen dan kinerja terbaik dalam melayani peserta JKN.

” Fasilitas kesehatan yang memperoleh penghargaan hari ini diharapkan bisa menjadi role model, menjadi tempat bertukar ilmu, serta ikut menyebarluaskan praktik-praktik baik dalam peningkatan mutu, inovasi, dan akuntabilitas pelayanan JKN,” ujar Pujo.

BPJS Kesehatan juga meluncurkan wajah baru Petugas BPJS SATU atau BPJS Siap Membantu untuk memperkuat pengalaman peserta dalam memperoleh informasi dan pendampingan saat mengakses layanan.

Di sisi pembiayaan, BPJS Kesehatan memperkuat koordinasi dengan Asuransi Kesehatan Tambahan (AKT) melalui Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan (KAPJ). Melalui skema ini, peserta JKN yang memiliki AKT dapat memperoleh manfaat kenaikan kelas perawatan dengan koordinasi pembiayaan antara BPJS Kesehatan dan AKT. KAPJ juga mengatur koordinasi kepesertaan, sistem tagihan satu pintu, serta pembagian selisih biaya pelayanan.

“Peluncuran wajah baru BPJS SATU serta penandatanganan kerja sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan menjadi bagian dari ikhtiar kita untuk semakin memperkuat pengalaman peserta serta membangun koordinasi pembiayaan kesehatan yang lebih terintegrasi, efektif, dan berorientasi pada kualitas,” tutur Pujo.

Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Stevanus Adrianto Passat menyampaikan perluasan akses layanan JKN harus seimbang dengan peningkatan mutu dan keberlanjutan program. Dewan Pengawas mendorong penguatan tata kelola JKN yang transparan dan akuntabel, termasuk aspek kualitas layanan, kepatuhan regulasi, pengelolaan risiko, dan perlindungan hak peserta.

Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan, Maria Endang Sumiwi menyebut JKN sebagai pondasi penting pembangunan Indonesia. “Tidak ada sistem jaminan kesehatan yang kuat tanpa didukung fasilitas kesehatan yang kuat. Semangat gotong royong harus kita maknai sebagai kerja sama dan tanggung jawab yang jelas dari seluruh pihak,” tegas Maria.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menegaskan komitmen pemerintah memperkuat JKN agar berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan. “Program JKN adalah gotong royong raksasa bangsa ini yang harus kita jaga bersama. Kita ingin memastikan tidak ada lagi masyarakat yang merasa harus takut jatuh miskin karena sakit,” kata Cak Imin.

Daftar Penerima Seva Paramahita Award 2026

Berikut 30 penerima apresiasi Fasilitas Kesehatan Berkomitmen Dalam Pelayanan Kesehatan Program JKN Tingkat Nasional Tahun 2026:

Kategori Puskesmas
Juara 1 Puskesmas Umbulsari, Kabupaten Jember
Juara 2 UPT Puskesmas Petung, Kabupaten Penajam Paser Utara
Juara 3 Puskesmas Palakka, Kabupaten Barru

Kategori Tempat Praktik Mandiri Dokter
Juara 1 Dr. Efri Yeni, Kabupaten Padang Pariaman
Juara 2 dr. Fitrijah, Kabupaten Jombang
Juara 3 Dr. Sintje Tjengnis, Kota Ambon

Kategori Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi
Juara 1 Drg. Fitri Eka Rahmafuri, Kabupaten Jember
Juara 2 Drg. Hj. Aminah, MM, Kabupaten Solok Selatan
Juara 3 Drg. Asrofi, Kabupaten Temanggung

Kategori Klinik Pratama
Juara 1 Klinik Pratama Ganesha Bali, Kabupaten Buleleng
Juara 2 Klinik Dua Putri Jaya, Kabupaten Lampung Selatan
Juara 3 Klinik Pratama Bunda Patimah, Kota Medan

Kategori Rumah Sakit Kelas A
Juara 1 RSUD Dr Soetomo, Kota Surabaya
Juara 2 Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Kota Jakarta Pusat
Juara 3 RSUP Prof. Dr. I G.N.G. Ngoerah, Kota Denpasar

Kategori Rumah Sakit Kelas B
Juara 1 RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu, Kabupaten Bangkalan
Juara 2 RS Mitra Plumbon Cirebon, Kabupaten Cirebon
Juara 3 RSUD Brigjend. H. Hasan Basry, Kabupaten Hulu Sungai Selatan

Kategori Rumah Sakit Kelas C
Juara 1 RS Mawaddah Medika, Kabupaten Mojokerto
Juara 2 RSUD R.A.A Tjokronegoro, Kabupaten Purworejo
Juara 3 RS Yos Sudarso, Kota Padang

Kategori Rumah Sakit Kelas D
Juara 1 RS Hasyim Asy’ari, Kabupaten Jombang
Juara 2 RS Santa Elisabeth, Kabupaten Bantul
Juara 3 RSU Sakinah Lhokseumawe, Kota Lhokseumawe

Kategori Rumah Sakit Khusus
Juara 1 RSIA Putri, Kota Surabaya
Juara 2 RSJ Prof HB Sa’anin Padang, Kota Padang
Juara 3 RS Khusus Gigi dan Mulut Universitas Hasanuddin, Kota Makassar

Kategori Klinik Utama
Juara 1 Klinik Utama Citra Mulia
Juara 2 Klinik Utama Cahaya Imani
Juara 3 Klinik Utama Cahaya Husada

Penghargaan Khusus Fasilitas Kesehatan Berkomitmen juga diberikan kepada:
Kategori Rumah Sakit D Pratama: RS Kelas D Pratama Samuda, RSUD Hj. Puang Sabbe, RS Pratama Tolinggula Melayani
Kategori DBTFMS: RS Kapal Dr. Lie Dharmawan II, Puskesmas Ilwayab, RS Kapal Ksatria Airlangga

Selain itu, BPJS Kesehatan juga memberikan penghargaan Lomba Konten Edukasi JKN 2026 kepada 15 fasilitas kesehatan dari kategori Puskesmas, TPMD/TPMDG, Klinik Pratama, FKRTL Pemerintah, dan FKRTL Swasta.(rls)

banner 2500x130
banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130