banner 1000x130
Berita  

7 TUNTUTAN KERAS APMPEMUS DI JAKARTA: DESAK KPK & KEJAGUNG TANGKAP DIRUT PT. LNK DAN PEJABAT PTPN I REGIONAL I

banner 2500x130 banner 1000x130

JAKARTA – Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Peduli Memajukan Sumatera Utara (APMPEMUS) menggebrak ibukota. Mereka menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung KPK RI, Jakarta, dengan membawa 7 tuntutan keras terkait dugaan skandal korupsi dan hilangnya aset negara di tubuh PTPN I Regional I yang dikelola PT. Langgam Nusantara Kreasi (PT. LNK).

Dalam aksinya, massa APMPEMUS membentangkan spanduk raksasa berisi tuntutan. Orator aksi dengan lantang mendesak penegak hukum untuk tidak tutup mata.

banner 1000x130

“Kami datang dari Sumatera Utara ke Jakarta karena di daerah hukum sudah mati! Aset PTPN miliaran hilang, KSO antara PTPN I dan PT. LNK penuh penyimpangan, tapi tidak ada yang ditangkap!” teriak Koordinator Aksi APMPEMUS, Rifaldi dari atas mobil komando, seperti yang terlihat dalam foto.

Adapun 7 tuntutan resmi APMPEMUS yang tertuang dalam spanduk aksi tersebut adalah:

*1.* APMPEMUS Mendesak KPK dan Kejagung Tangkap dan Periksa DIRUT PT. LNK dan RH PTPN I Regional I Selaku MITRA KSO PT. LNK
*2.* APMPEMUS Mendesak KPK dan Kejagung Mengusut Dugaan Korupsi, penyalahgunaan Kewenangan, Penggelapan ASET, Gratifikasi, dan suap menyuap.
*3.* APMPEMUS Mendesak KPK dan Kejagung Melakukan Pemeriksaan Khusus Terhadap Pengadaan, Permainan Vendor, Mark-up, dan Pengaturan Pemenang
*4.* APMPEMUS Mendesak KPK dan Kejagung Segera Usut Dugaan Hilangnya ASET Milyaran Milik PTPN I Regional I yang dikelola PT. LNK
*5.* KPK dan Kejagung Usut Dugaan Penyimpangan KSO Antara PT. LNK dan PTPN I Regional I
*6.* APMPEMUS Mendesak Danantara dan BP BUMN untuk Mencopot dan Menonaktifkan Dirut PTPN I diduga lalai dan juga Menelantarkan Aset Negara
*7.* APMPEMUS Meminta PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO Mencopot Seluruh DIRUT PTPN III HOLDING, DIRUT PTPN I, RH PTPN I REGIONAL I, KABAG ASET PTPN I Regional I

Rifaldi menjelaskan, kerjasama operasi (KSO) antara PTPN I Regional I dengan PT. LNK diduga menjadi bancakan korupsi. Banyak aset PTPN yang seharusnya produktif justru mangkrak, hilang, dan dikelola secara tidak transparan.

“Ada dugaan penggelapan aset, mark-up pengadaan, permainan vendor, dan suap menyuap. Ini bukan KSO, ini KORUPSI BERJAMAAH yang Terorganisir! Kami minta Danantara dan BP BUMN copot Dirut PTPN I yang lalai menjaga aset negara,” tegasnya.

APMPEMUS juga secara khusus meminta Presiden Prabowo Subianto turun tangan langsung mencopot seluruh jajaran direksi PTPN III Holding, PTPN I, hingga Kabag Aset Regional I.

“Kami beri waktu 7×24 jam. Jika tidak ada pemanggilan dan pemeriksaan, kami akan kembali dengan massa 10 kali lipat lebih besar dan akan menduduki Kantor Danantara dan Kementerian BUMN,” tutup Rifaldi.

Aksi berlangsung damai dengan pengawalan aparat kepolisian.(Fu)

banner 2500x130
banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130