BINJAI | NusantaraJayaNews.id – Komitmen Polres Binjai dalam mendukung program pemerintah Republik Indonesia untuk memperkuat ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui penyerapan hasil pertanian jagung. Kali ini, Polres Binjai kembali mengirimkan hasil serapan jagung ke Gudang Bulog Pulau Brayan, Medan, Sumatera Utara, pada Sabtu (10/10/2026).
Pengiriman yang dilaksanakan sekitar pukul 10:00 WIB tersebut mencapai 4 ton jagung dengan kadar air sebesar 10,7 persen. Dengan adanya pengiriman terbaru ini, total serapan jagung yang telah disalurkan Polres Binjai ke Gudang Bulog Medan mencapai 314,2 ton.
Capaian tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi Polres Binjai dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah. Selain membantu mengoptimalkan penyerapan hasil pertanian, langkah ini juga diharapkan dapat mendorong produktivitas sektor pertanian serta memberikan manfaat bagi para petani dan masyarakat secara luas.
Kapolres Binjai, AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi penyerapan hasil pertanian, termasuk komoditas jagung.
Menurutnya, ketahanan pangan merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga stabilitas dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama dan sinergi berbagai pihak agar hasil pertanian dapat terserap dengan baik serta memberikan nilai manfaat bagi petani.
“Polres Binjai berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Salah satu upaya yang kami lakukan adalah mendukung optimalisasi penyerapan hasil pertanian jagung agar dapat disalurkan melalui Bulog,” ujarnya.
AKBP Bimo Moernanda juga menekankan pentingnya keberlanjutan program ketahanan pangan. Menurutnya, dukungan terhadap sektor pertanian tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan pangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama bagi para petani yang menggantungkan penghidupannya pada sektor pertanian.
Melalui penyerapan hasil pertanian secara optimal, diharapkan hasil panen petani dapat dimanfaatkan secara maksimal dan mendukung ketersediaan stok pangan. Dengan demikian, upaya memperkuat ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan berbagai unsur, termasuk kepolisian, lembaga pangan, pelaku sektor pertanian, dan masyarakat.
Total Serapan Jagung Capai 314,2 Ton
Pengiriman sebanyak 4 ton jagung ke Gudang Bulog Pulau Brayan, Medan, menambah jumlah hasil pertanian yang telah disalurkan Polres Binjai hingga mencapai 314,2 ton.
Angka tersebut menunjukkan keberlanjutan upaya penyerapan jagung yang dilakukan dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Kadar air jagung sebesar 10,7 persen dalam pengiriman terbaru juga menjadi salah satu informasi penting dalam proses penyaluran hasil pertanian. Kualitas komoditas yang disalurkan perlu diperhatikan agar hasil panen dapat memenuhi persyaratan penerimaan yang ditetapkan oleh pihak Bulog.
Penyaluran hasil pertanian ke Bulog diharapkan dapat mendukung pengelolaan cadangan pangan pemerintah sekaligus memperkuat ketersediaan komoditas pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Di sisi lain, upaya tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara pihak kepolisian dan pemangku kepentingan di sektor pertanian. Melalui koordinasi yang baik, penyerapan hasil panen diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
Polres Binjai berharap program penyerapan jagung dapat terus memberikan dampak positif terhadap sektor pertanian, khususnya dalam mendukung pemasaran hasil panen serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Sumatera Utara.
Dorong Sinergi dan Kesejahteraan Petani
Kapolres Binjai, AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., melalui komitmen institusinya, juga mendorong agar sinergi antara kepolisian, pemerintah, Bulog, dan pihak terkait terus ditingkatkan demi mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional.
Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memastikan bahwa program penyerapan hasil pertanian dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap upaya mendukung ketahanan pangan ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan. Sinergi dengan seluruh pihak terkait sangat diperlukan agar hasil pertanian dapat dimanfaatkan secara optimal, ketersediaan pangan tetap terjaga, dan kesejahteraan petani semakin meningkat,” imbuhnya.
Lebih lanjut, dukungan terhadap ketahanan pangan diharapkan tidak berhenti pada proses penyerapan hasil pertanian, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun sektor pertanian yang lebih kuat dan produktif.
Dengan adanya dukungan berkelanjutan, hasil pertanian diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap ketersediaan pangan sekaligus mendukung perekonomian masyarakat.
Polres Binjai menegaskan komitmennya untuk terus mengambil bagian dalam mendukung program pemerintah sesuai dengan tugas dan kewenangannya. Melalui langkah tersebut, diharapkan ketahanan pangan nasional semakin kuat, ketersediaan pangan dapat terjaga, dan kesejahteraan masyarakat dapat terus ditingkatkan.
Hingga pengiriman Sabtu (10/10/2026), total serapan jagung yang telah disalurkan Polres Binjai ke Gudang Bulog Medan mencapai 314,2 ton. Capaian ini menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi penyerapan hasil pertanian.
(Lentini Krisna Prananta Sembiring Brahmana, S.E.)













