DENPASAR | Nusantara Jaya News — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolda Bali Brigjen. Pol. I Made Astawa, S.I.K., M.S.I., serta Pejabat Utama (PJU) Polda Bali, menerima kunjungan peserta didik Sespimti Polri Dikreg ke-36 Tahun 2026 di Mapolda Bali, Selasa (6/10/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) yang dilaksanakan peserta didik Sespimti Polri selama beberapa hari di wilayah Bali.
Dalam pelaksanaan PKDN, para peserta didik melakukan serangkaian kunjungan ke sejumlah instansi dan lembaga terkait. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk memperluas wawasan serta pemahaman terhadap berbagai persoalan strategis yang dihadapi bangsa.
PKDN tahun ini mengusung tema “Mewujudkan Pimpinan Tingkat Tinggi Polri, Kementerian/Lembaga melalui Program Transformasi Strategis untuk Mendukung Program Kedaulatan Pangan, Energi dan Ekonomi yang Produktif serta Inklusif.”
Di Polda Bali, pendalaman tema dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) dengan melibatkan sejumlah narasumber. Diskusi diarahkan untuk membahas berbagai strategi, tantangan serta bentuk kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program prioritas nasional.
Kedaulatan pangan, energi dan penguatan ekonomi dinilai membutuhkan keterlibatan serta sinergi berbagai pihak. Tidak hanya pemerintah dan kementerian/lembaga, tetapi juga aparat keamanan memiliki peran penting dalam menciptakan kondisi yang aman dan kondusif.
Dalam konteks tersebut, Polri memiliki posisi strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sebagai salah satu fondasi utama agar berbagai program pembangunan dapat berjalan secara optimal.
Melalui kegiatan PKDN di Bali, peserta didik Sespimti Polri diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga pengalaman langsung mengenai implementasi kebijakan dan kolaborasi antar lembaga di daerah.
Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi para peserta didik dalam mempersiapkan diri sebagai calon pimpinan tingkat tinggi Polri maupun kementerian/lembaga yang mampu menghadapi dinamika dan tantangan strategis ke depan.
Kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat menjadi salah satu aspek penting yang terus ditekankan dalam proses pendidikan Sespimti Polri.
Rangkaian PKDN di Bali pun diharapkan mampu memperkuat perspektif peserta didik mengenai pentingnya sinergi antara aparat, pemerintah daerah, kementerian/lembaga dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan yang produktif, inklusif serta berkelanjutan. (Red)













