LABUHANBATU — Warga Desa Selat Beting, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, mengaku resah menyusul maraknya dugaan aksi pencurian yang terjadi di lingkungan permukiman mereka.
Keresahan tersebut dirasakan masyarakat karena sejumlah barang milik warga dilaporkan hilang, termasuk peralatan yang biasa digunakan untuk bekerja sebagai petani kelapa sawit.
Salah seorang warga berinisial WD mengaku dirinya juga pernah menjadi korban. Peralatan panen kelapa sawit miliknya, berupa egrek, disebut hilang setelah diduga dicuri.
“Di kampung saya, kasus pencurian memang cukup sering terjadi dan sangat meresahkan masyarakat. Saya sendiri pernah menjadi korban. Peralatan untuk panen sawit seperti egrek juga sempat dicuri,” ujar WD saat diwawancarai, Selasa (6/10/2026).
Menurut WD, kondisi keamanan di lingkungan masyarakat juga dinilai semakin mengkhawatirkan dengan adanya dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu di wilayah tersebut.
Ia mengatakan, sebagian warga menduga maraknya penyalahgunaan narkotika turut menjadi salah satu faktor yang memperburuk situasi keamanan di lingkungan desa. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan memiliki hubungan langsung dengan aksi pencurian yang terjadi.
“Menurut yang kami rasakan di masyarakat, maraknya penyalahgunaan sabu-sabu menjadi salah satu persoalan yang ikut memperparah kondisi keamanan,” katanya.
Atas kondisi tersebut, warga berharap pihak terkait, khususnya aparat penegak hukum, dapat memberikan perhatian serius terhadap persoalan keamanan di Desa Selat Beting.
Masyarakat meminta penanganan tidak hanya difokuskan pada dugaan tindak pidana pencurian, tetapi juga pada upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran serta penyalahgunaan narkotika apabila memang ditemukan adanya aktivitas tersebut.
“Kami berharap ada perhatian lebih dari pihak terkait, bukan hanya dalam penanganan pencurian, tetapi juga dalam pemberantasan narkoba di lingkungan kami,” harap WD.
Warga juga berharap peningkatan pengawasan dan langkah pencegahan dapat dilakukan secara berkelanjutan guna menciptakan rasa aman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat mengenai laporan atau dugaan aksi pencurian maupun dugaan penyalahgunaan narkotika yang disampaikan warga Desa Selat Beting.(Red)













