JAKARTA – Polda Metro Jaya mengerahkan 2.820 personel untuk mengamankan pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 antara Vietnam dan Pakistan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (02/10/2026).
Pengamanan tersebut dilakukan melalui Operasi Garuda Bakti 2026 untuk memastikan pertandingan yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 16.00 WIB berjalan aman, tertib, dan lancar.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan personel disebar di sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas tim, ofisial, dan penonton.
“Pengamanan dilaksanakan dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis, serta tetap profesional, prosedural, tegas, dan terukur,” kata Budi di Jakarta, Jumat (02/10/2026) dilansir dari laman Antara
Ribuan personel tersebut ditempatkan di sejumlah lokasi strategis, mulai dari bandara, stasiun, hotel tempat tim dan ofisial menginap, jalur perjalanan, hingga kawasan SUGBK dan Senayan.
Polisi juga meningkatkan pengawasan terhadap pergerakan penonton serta melakukan patroli di sekitar lokasi pertandingan untuk mengantisipasi gangguan keamanan.
“Petugas juga memfokuskan pengawasan pada pergerakan penonton dan patroli wilayah,” kata Budi.
Selain pengamanan di dalam dan sekitar stadion, Polda Metro Jaya menyiagakan 210 personel lalu lintas di luar kawasan Senayan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan sebelum, selama, dan setelah pertandingan.
“Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional menyesuaikan dengan perkembangan kondisi arus di lapangan,” ucapnya.
Polda Metro Jaya mengimbau para suporter yang datang langsung ke SUGBK untuk menjaga ketertiban dan menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan.
Masyarakat yang tetap beraktivitas di sekitar kawasan GBK juga diminta mengikuti arahan petugas agar mobilitas warga tetap berjalan dan pertandingan berlangsung kondusif.
“Kami mengajak seluruh suporter menjaga ketertiban dan sportivitas. Ikuti arahan petugas di lapangan sehingga seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi semua pihak,” ujar Budi. (Red)













