banner 1000x130
Berita  

Kapolres Binjai Turun Langsung Tinjau Banjir di Kelurahan Setia, Debit Air Sungai Mencirim Perlahan Normal

banner 2500x130 banner 1000x130

BINJAI | NusantaraJayaNews.id — Kapolres Binjai, AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., turun langsung meninjau kondisi banjir di kawasan Jembatan Sei Mencirim, Jalan Tuanku Imam Bonjol, Kelurahan Setia, Kecamatan Binjai Kota, Senin (12/10/2026). Dalam peninjauan yang berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB tersebut, debit air Sungai Mencirim terpantau telah berangsur normal, sementara genangan di sejumlah permukiman warga mulai surut.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan kondisi pasca banjir yang sebelumnya berdampak terhadap permukiman masyarakat di sekitar aliran Sungai Mencirim.

banner 1000x130

Dalam kegiatan itu, Kapolres Binjai didampingi Wakapolres Binjai, Kompol Sofyan Helmi Nasution, S.H., M.H., para Pejabat Utama (PU) Polres Binjai, serta Kapolsek Binjai Kota, AKP Diah Retnosari, S.T., S.H., M.Tr.AP.

Kehadiran jajaran Polres Binjai di lokasi menjadi bagian dari pemantauan situasi pascabanjir, khususnya untuk mengetahui kondisi aliran sungai, perkembangan genangan air, serta akses jalan yang digunakan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, debit air Sungai Mencirim yang sebelumnya meluap kini terpantau kembali normal. Kondisi tersebut menjadi perkembangan positif bagi warga yang tinggal di sekitar kawasan sungai dan permukiman yang terdampak genangan.

Meski demikian, pemantauan tetap diperlukan untuk mengetahui perkembangan kondisi lingkungan, terutama apabila terjadi perubahan cuaca yang berpotensi menyebabkan peningkatan debit air sungai.

Genangan di Gang Syechsama Surut, Warga Mulai Membersihkan Rumah

Dalam peninjauan tersebut, Kapolres Binjai bersama rombongan juga memantau kondisi permukiman warga di Gang Syechsama, Lingkungan V dan VI, Kelurahan Setia, Kecamatan Binjai Kota.

Berdasarkan hasil pemantauan, genangan air di kawasan tersebut telah surut. Warga mulai melakukan pembersihan rumah masing-masing setelah sebelumnya terdampak luapan air.

Surutnya genangan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk kembali menata lingkungan tempat tinggal dan membersihkan bagian rumah yang sebelumnya terendam.

Tahap pembersihan pasca banjir menjadi bagian penting dalam pemulihan aktivitas masyarakat. Selain membersihkan sisa lumpur dan kotoran yang terbawa air, warga juga perlu memperhatikan kondisi barang-barang rumah tangga serta kebersihan lingkungan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan setelah banjir.

Sementara itu, kondisi berbeda masih terlihat di Gang Bale. Genangan air di kawasan tersebut masih tersisa setinggi mata kaki. Kendati demikian, jalan sudah dapat dilalui kendaraan roda dua sehingga akses masyarakat mulai kembali terbuka.

Perbedaan kondisi di kedua lokasi tersebut menunjukkan pentingnya pemantauan secara langsung terhadap wilayah yang terdampak banjir. Dengan mengetahui perkembangan setiap titik, kondisi akses jalan dan permukiman dapat terus menjadi perhatian sesuai situasi di lapangan.

Kapolres Binjai Perhatikan Kondisi Masyarakat Pasca Banjir

Peninjauan yang dilakukan Kapolres Binjai tidak hanya berfokus pada kondisi debit air Sungai Mencirim, tetapi juga mencakup keadaan lingkungan masyarakat setelah banjir berangsur surut.

Kehadiran pimpinan kepolisian di lokasi terdampak menjadi kesempatan untuk melihat langsung kondisi wilayah sekaligus mengetahui perkembangan aktivitas warga setelah menghadapi genangan air.

Kapolres Binjai, AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., diharapkan terus mendorong kesiapsiagaan serta kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi dampak bencana, termasuk melalui pemantauan situasi dan koordinasi dengan pihak terkait.

Dalam konteks penanganan banjir, kewaspadaan masyarakat dan kesiapan petugas di lapangan merupakan aspek penting untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan kondisi sungai maupun genangan di kawasan permukiman.

Berikan Sarung kepada Pengurus BKM Masjid Al Ittihad

Di sela-sela kegiatan peninjauan banjir, Kapolres Binjai juga melanjutkan kegiatan sosial dengan memberikan sarung kepada pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al Ittihad di Masjid Al Ittihad.

Pemberian tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat tali silaturahmi antara Polri dan masyarakat.

Kegiatan tersebut turut memperlihatkan sisi humanis dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Hubungan yang baik antara kepolisian, pengurus rumah ibadah, dan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam membangun komunikasi serta menjaga keharmonisan di lingkungan setempat.

Melalui kegiatan sosial dan silaturahmi, hubungan antara Polri dan masyarakat diharapkan dapat terus terpelihara. Kedekatan tersebut juga dapat mendukung komunikasi yang baik dalam menyampaikan informasi mengenai situasi keamanan maupun kondisi lingkungan yang membutuhkan perhatian bersama.

Pemberian sarung kepada pengurus BKM Masjid Al Ittihad menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Kapolres Binjai saat berada di Kelurahan Setia.

Sapa Personel BPBD Kota Binjai yang Bertugas di Lapangan

Usai melakukan peninjauan, Kapolres Binjai juga menyempatkan diri menyapa dan menyalami personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai yang masih bertugas di sekitar Jembatan Sei Mencirim.

Jembatan tersebut merupakan akses penghubung antara Kecamatan Binjai Kota dan Kecamatan Binjai Timur. Karena itu, kondisi kawasan tersebut menjadi salah satu titik yang diperhatikan dalam pemantauan situasi pascabanjir.

Interaksi Kapolres Binjai dengan personel BPBD menunjukkan pentingnya hubungan dan komunikasi antar pihak yang berada di lapangan. Dalam menghadapi situasi bencana, pemantauan kondisi lingkungan dan penyampaian informasi yang tepat dapat membantu mendukung kesiap siagaan apabila terjadi perubahan situasi.

Keberadaan personel BPBD di sekitar lokasi juga menjadi bagian dari pemantauan wilayah terdampak, terutama ketika masih terdapat genangan di beberapa titik permukiman.

Sinergi antara kepolisian, petugas penanggulangan bencana, pemerintah daerah, dan masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung penanganan kondisi darurat maupun proses pemulihan setelah bencana.

Warga Diimbau Tetap Memperhatikan Kondisi Lingkungan

Berangsur normalnya debit air Sungai Mencirim dan surutnya genangan di Gang Syechsama menjadi perkembangan positif bagi masyarakat Kelurahan Setia.

Namun, kondisi yang mulai membaik tidak berarti kewaspadaan dapat sepenuhnya diabaikan. Warga yang tinggal di sekitar sungai tetap perlu memperhatikan perkembangan cuaca dan perubahan debit air, terutama ketika hujan kembali turun.

Masyarakat juga perlu menjaga kebersihan saluran air dan lingkungan sekitar agar tidak terjadi penyumbatan yang dapat menghambat aliran air.

Apabila ditemukan peningkatan debit sungai atau genangan yang kembali bertambah, warga diharapkan segera menyampaikan informasi kepada petugas terkait agar kondisi tersebut dapat diketahui dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.

Pemantauan terhadap kondisi pasca banjir menjadi penting untuk memastikan perkembangan situasi dapat diketahui secara berkelanjutan, khususnya di kawasan yang sebelumnya mengalami luapan air.

Berdasarkan hasil pengecekan pada Senin (12/10/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, debit air Sungai Mencirim terpantau telah kembali normal. Genangan di Gang Syechsama, Lingkungan V dan VI, Kelurahan Setia, telah surut dan warga mulai membersihkan rumah, sedangkan genangan di Gang Bale masih tersisa setinggi mata kaki serta sudah dapat dilalui kendaraan roda dua.

Melalui peninjauan tersebut, Kapolres Binjai bersama jajaran menunjukkan perhatian terhadap perkembangan kondisi wilayah pascabanjir, sekaligus menjalin silaturahmi dengan masyarakat dan menyapa petugas BPBD yang masih bertugas di sekitar Jembatan Sei Mencirim.

(Lentini Krisna Prananta Sembiring Brahmana, S.E.)

banner 2500x130
banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130