Padang Lawas | Nusantara Jaya News — Pengurus Komisariat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PK KAMMI) Al-Jadid Padang Lawas sukses menggelar Training Leadership I atau Daurah Marhalah I (DM1) pada Ahad–Selasa, 11–13 Oktober 2026, bertempat di Aula Masjid Agung Al-Munawwarah, Kabupaten Padang Lawas.
Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa Kabupaten Padang Lawas ini mengangkat tema “Dari Kaderisasi Menuju Aksi: Membangun Kader KAMMI yang Ideologis, Kontributif, dan Berkarakter Islami untuk Mewujudkan Indonesia Emas 2045.”
Melalui Training Leadership I, KAMMI Al-Jadid menegaskan komitmennya dalam membangun kader muda yang memiliki karakter Islami, kapasitas kepemimpinan, wawasan intelektual, integritas, dan kepedulian sosial. Kader diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh selama proses kaderisasi melalui aksi dan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Ketua Umum Pengurus Daerah KAMMI Padang Lawas, Wahyudi, berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses kaderisasi dengan sungguh-sungguh serta menjadikan DM1 sebagai langkah awal untuk terus belajar, berproses, dan mengembangkan kapasitas diri.
Sementara itu, Ketua Panitia, Rotua Hasibuan, menyampaikan bahwa DM1 bukan sekadar tahapan untuk menjadi anggota organisasi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran untuk membangun kedisiplinan, tanggung jawab, solidaritas, dan kesadaran mahasiswa terhadap perannya dalam kehidupan bermasyarakat.
Ketua PK KAMMI Al-Jadid Padang Lawas, M. Solihan Harahap, menegaskan bahwa kaderisasi merupakan bagian penting dalam membangun fondasi organisasi yang kuat dan berkelanjutan. Melalui proses ini, diharapkan lahir kader yang memiliki landasan nilai, kemampuan berpikir kritis, integritas, serta kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial.
Dalam kesempatan tersebut, KAMMI Padang Lawas turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Masjid Agung Al-Munawwarah yang telah memberikan izin dan kesempatan kepada KAMMI untuk melaksanakan Daurah atau Training Leadership I di Aula Masjid Agung Al-Munawwarah.
KAMMI Padang Lawas juga mendorong pemerintah daerah agar memberikan perhatian lebih terhadap fasilitas dan prasarana masjid. Menurut KAMMI, masjid memiliki peran strategis sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, pembinaan generasi muda, dan aktivitas sosial masyarakat.
“Harapannya, fasilitas dan prasarana masjid dapat semakin diperhatikan, sehingga slogan Padang Lawas, ‘Tano Adat di Gomgom Ibadat’, tidak hanya menjadi semboyan, tetapi dapat diwujudkan secara nyata dalam kehidupan masyarakat,” ungkap KAMMI Padang Lawas.
Pelaksanaan Training Leadership I ini diharapkan menjadi langkah awal bagi lahirnya kader-kader muda yang berkarakter Islami, berintegritas, memiliki kemampuan kepemimpinan, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi organisasi, masyarakat, dan pembangunan daerah menuju Indonesia Emas 2045. *(RP)













