PASURUAN | Nusantara Jaya News — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin Upacara Pembaretan siswa SMA Negeri Taruna Jawa Timur di Pusat Pendidikan (Pusdik) Brimob, Pasuruan, Kamis (8/10/2026).
Upacara pembaretan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pendidikan ketarunaan. Momentum ini menandai pembentukan karakter para taruna agar tumbuh menjadi generasi muda yang disiplin, tangguh, berintegritas, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab.
Dalam prosesi tersebut, para taruna mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan, mulai dari penyiraman air bunga, penyematan baret, penyematan Lencana Bela Negara, hingga pengucapan Ikrar Taruna.
Setiap tahapan memiliki makna dalam perjalanan pendidikan ketarunaan, terutama untuk menanamkan nilai kedisiplinan, semangat pengabdian, dan komitmen dalam menjalankan tanggung jawab sebagai pelajar.
Penyematan baret menjadi simbol bahwa para taruna telah melewati salah satu tahapan dalam proses pendidikan yang menekankan pembentukan karakter dan mental.
Melalui pendidikan ketarunaan, siswa tidak hanya diarahkan untuk mencapai prestasi akademik, tetapi juga dibekali nilai-nilai dasar yang penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Sementara itu, penyematan Lencana Bela Negara dan pengucapan Ikrar Taruna menjadi bagian dari peneguhan komitmen para siswa untuk menjunjung tinggi nilai kebangsaan serta menjalankan kewajiban dengan penuh tanggung jawab.
Pendidikan di SMA Negeri Taruna Jawa Timur diharapkan mampu membentuk generasi muda yang memiliki keseimbangan antara kemampuan akademik, ketahanan mental, dan karakter yang kuat.
Melalui berbagai tahapan pendidikan ketarunaan, para siswa dilatih untuk menghadapi tantangan, menaati aturan, meningkatkan kemandirian, serta membangun sikap kepemimpinan sejak dini.
Pembaretan pada Kamis (8/10/2026) menjadi momentum bagi para taruna untuk melanjutkan perjalanan pendidikan dengan semangat baru dan komitmen yang lebih kuat.
Dengan menjunjung tinggi nilai disiplin, tanggung jawab, dan integritas, para taruna diharapkan mampu menjadi generasi penerus bangsa yang berprestasi, berkarakter, serta siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan negara.
(Red)













