banner 1000x130

Bukan Bank Buat Kredit Murah, BI Bali Luruskan Miskonsepsi Lewat Sobat Media dan Ingatkan Kasus Sipadan-Ligitan

banner 2500x130 banner 1000x130

Kalimantan – Nusantarajayanews. id | Anggapan Bank Indonesia (BI) sebagai tempat pengajuan kredit bunga murah hingga anggapan Bank BCA lebih besar dari BI, masih banyak ditemui di masyarakat, terutama di wilayah 3T. Fakta ini diungkap KPwBI Provinsi Bali saat menggelar Capacity Building Sobat Media.

Kepala Divisi KEKDA KPwBI Bali, Renold Asri, mengatakan literasi tugas bank sentral masih rendah. Banyak warga yang belum paham jika pengawasan perbankan sudah beralih ke OJK, bukan lagi di BI.

banner 1000x130

“Di lapangan kami temui pemahaman yang kurang tepat. Ada yang kira di BI bisa ajukan kredit murah, ada yang kira BCA lebih besar dari BI,” ujar Renold.

Untuk mengatasi itu, BI gencar melakukan Ekspedisi Rupiah Berdaulat ke pelosok dan perbatasan. Menurut Renold, penggunaan Rupiah bukan sekadar alat transaksi, tapi simbol kedaulatan negara.

Ia mengingatkan pelajaran dari lepasnya Pulau Sipadan dan Ligitan ke Malaysia. Saat itu, Mahkamah Internasional mempertimbangkan fakta dominannya penggunaan Ringgit di wilayah tersebut oleh warga yang berstatus WNI.

“Kasus Sipadan-Ligitan jadi pengingat. Tingginya penggunaan Ringgit jadi pertimbangan. Makanya Cinta, Bangga, Paham Rupiah adalah wujud menjaga NKRI,” tegasnya.

Berdasarkan UU terbaru, mandat BI meliputi stabilitas nilai Rupiah, makroprudensial, sistem pembayaran, dan dukungan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Karena itu, peran media dinilai vital untuk menyebarkan informasi ekonomi yang akurat.

“Kami butuh sinergi media untuk sampaikan berita positif dan komprehensif sesuai kondisi riil. Narasi positif akan bangun optimisme pasar,” tambahnya.

Dalam rangkaian capacity building ini, peserta Sobat Media juga diajak melihat langsung Kantor Sekretariat Kerja Bersama BI di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang telah beroperasi dengan sistem rolling pegawai, serta meninjau progres Gedung Kompleks Perkantoran BI di IKN yang ditargetkan beroperasi penuh pada 2028. (tik)

banner 2500x130
banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130