SURABAYA | Nusantara Jaya News — Pergantian kepemimpinan di lingkungan Kepolisian Daerah Jawa Timur resmi dilaksanakan melalui Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapolda Jawa Timur. Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., menyerahkan jabatan Kapolda Jatim kepada Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H.
Kegiatan sertijab tersebut berlangsung di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mabes Polri, Jakarta Selatan, dan dipimpin langsung oleh Kapolri. Pergantian jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran kepemimpinan serta peningkatan kinerja institusi kepolisian.
Serah terima jabatan tersebut menjadi momentum penting bagi keberlanjutan pelaksanaan tugas Polda Jawa Timur, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Jawa Timur.
Melalui kepemimpinan Kapolda yang baru, diharapkan berbagai program dan kebijakan yang telah berjalan dapat dilanjutkan serta dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan tugas kepolisian ke depan.
Selain itu, kepemimpinan baru diharapkan mampu memperkuat profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Polda Jawa Timur memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah yang memiliki dinamika sosial, ekonomi, dan aktivitas masyarakat yang beragam. Karena itu, sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Pergantian kepemimpinan ini juga diharapkan semakin memperkuat komitmen Polda Jatim dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan upaya penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.
Dengan dilaksanakannya sertijab tersebut, kepemimpinan Polda Jawa Timur kini berada di bawah komando Irjen Pol Dekananto Eko Purwono. Masyarakat diharapkan dapat terus bersinergi dengan jajaran kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung terciptanya Jawa Timur yang aman dan kondusif. (Red)













